Temui Ketua MPR RI di Loji Gandrung, Respati Ardi Titip Aspirasi Pengelolaan Sampah Putri Cempo

Damianus Bram • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 10:31 WIB
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menerima kunjungan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, dalam sebuah perbincangan informal sambil menikmati kopi bersama para kepala daerah se-Solo Raya, Senin (20/7).
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menerima kunjungan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, dalam sebuah perbincangan informal sambil menikmati kopi bersama para kepala daerah se-Solo Raya, Senin (20/7).

 

SOLOBALAPAN.COM – Suasana hangat dan santai mewarnai Loji Gandrung Solo pada Senin (20/7/2026). Wali Kota Solo, Respati Ardi, menerima kunjungan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, dalam sebuah perbincangan informal sambil menikmati kopi bersama para kepala daerah se-Solo Raya.

Di sela agenda perjalanannya menuju Yogyakarta, Ahmad Muzani menyempatkan diri mampir ke Solo untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi dari para pimpinan daerah di Solo Raya.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengungkapkan bahwa tidak ada agenda formal atau pembahasan khusus dalam pertemuan tersebut.

Kendati demikian, ia memanfaatkan momen "ngopi santai" ini untuk menyuarakan sejumlah isu krusial di Solo, salah satunya pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo.

"Beliau ingin ngobrol-ngobrol, menerima masukan sambil ngopi santai dengan seluruh kepala daerah di Solo Raya. Sekalian ingin menikmati Festival Anggrek karena beliau ada rangkaian agenda di Jogja. Pembahasannya santai, mulai dari infrastruktur jalan, persoalan sampah, hingga fasilitas kesehatan," ujar Respati.

Baca Juga: Saat Bermain Menjadi Cara Melepas Penat, Mengenal Fenomena Kidulting

Dorong Solusi Sampah Putri Cempo Skema Solo Raya

Terkait pengelolaan TPA Putri Cempo, Respati membeberkan peluang pengembangan melalui skema pendanaan nasional, seperti program Danantara. Namun, terdapat syarat kuota sampah minimal 1.000 ton per hari yang harus dipenuhi.

Guna memenuhi target tersebut, Respati menilai sinergi antarwilayah se-Solo Raya menjadi kunci utama, mengingat kuota sampah Kota Solo saat ini berada di kisaran 400 ton per hari.

"Kalau diakumulasi se-Solo Raya, kuota 1.000 ton itu bisa tercapai. Para kepala daerah juga sangat kompak dan solid, bahkan ada satu lahan baru yang sangat mungkin disiapkan," jelasnya.

Ia menambahkan, pihak Pemkot Solo kini tengah menunggu koordinasi lebih lanjut lintas pemangku wilayah.

"Pembicaraan awal sudah ada, tinggal menunggu pemenuhan syarat kesiapan lahan dan regulasinya," tambah Respati.

Pesan: Jaga Integritas dan Merawat Kamar Bung Karno!

Selain membahas isu pembangunan, pertemuan tersebut juga diselingi pesan moral dari Ketua MPR RI. Respati menyebut Ahmad Muzani mewanti-wanti para kepala daerah untuk selalu menjaga integritas, bekerja bersih, dan menghindari tindakan yang merugikan publik.

"Pesan beliau agar kita lebih bersih, jangan sampai aneh-aneh. Kepala daerah dituntut bekerja baik karena sekarang mendapat perhatian khusus dari masyarakat," ungkap Respati.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa kehadirannya di Loji Gandrung memang murni untuk bersilaturahmi ringan.

"Bahas yang enteng-enteng saja, ringan-ringan saja. Ndak ada apa-apa karena saya mau lanjut ke Jogja," tutur Muzani singkat.

Dalam kunjungan tersebut, Muzani juga menyempatkan diri melihat langsung kamar bersejarah Bung Karno di Loji Gandrung.

Ia berpesan kepada Respati Ardi untuk terus menjaga dan merawat tempat istirahat Presiden pertama RI tersebut sebagai bagian penting dari sejarah bangsa.

Di akhir kunjungannya, Muzani kembali mengingatkan seluruh kepala daerah di Solo Raya agar tetap fokus melayani masyarakat.

"Pesan saya, terus layani rakyat dengan baik. Ingat, jabatan yang didapat saat ini adalah buah dari kepercayaan rakyat," tegas Muzani. (dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
Respati Ardi ketua mpr ri tpa putri cempo wali kota solo