Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Saat Bermain Menjadi Cara Melepas Penat, Mengenal Fenomena Kidulting

R
Penulis: Rahma Azra Calista❯
Ilustrasi Orang dewasa mencoba mesin claw machine di pusat perbelanjaan sebagai salah satu cara melepas penat dari rutinitas sehari-hari. (AI Generated)
Ilustrasi Orang dewasa mencoba mesin claw machine di pusat perbelanjaan sebagai salah satu cara melepas penat dari rutinitas sehari-hari. (AI Generated)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM – Beberapa tahun lalu, mungkin terasa aneh melihat orang dewasa mengantre di depan mesin claw machine atau sibuk memilih blind box. Kini, pemandangan seperti itu justru semakin biasa.

Tidak sedikit orang yang menghabiskan waktu menyusun puzzle, mewarnai buku gambar, atau membeli mainan yang dulu hanya mereka lihat saat masih kecil.

Bagi sebagian orang, aktivitas tersebut bukan sekadar mengikuti tren. Setelah seharian bekerja, kuliah, atau berkutat dengan berbagai urusan, bermain menjadi cara sederhana untuk mengistirahatkan pikiran.

Tidak perlu pergi jauh atau mengeluarkan banyak tenaga, cukup duduk, fokus pada permainan, lalu menikmati momen tanpa memikirkan pekerjaan yang belum selesai.

Kebiasaan orang dewasa kembali menikmati permainan atau hobi masa kecil dikenal dengan istilah kidulting.

Advertisement

Fenomena ini menggambarkan bagaimana orang dewasa tetap menikmati hal-hal yang identik dengan dunia anak-anak, mulai dari permainan, benda koleksi, hingga kegiatan kreatif seperti mewarnai atau merakit puzzle.

Jika dulu bermain sering dianggap sebagai sesuatu yang harus ditinggalkan ketika seseorang beranjak dewasa, anggapan itu perlahan berubah. Kini, semakin banyak orang yang tidak lagi merasa canggung menikmati hobi masa kecil.

Hal tersebut terlihat dari ramainya mesin claw machine di pusat perbelanjaan, toko mainan yang dipenuhi pembeli dewasa, hingga semakin banyaknya gerai koleksi yang menyasar kalangan anak muda.

Bagi sebagian orang, kidulting memang menghadirkan rasa nostalgia. Namun, bukan berarti mereka ingin kembali menjadi anak-anak. Bermain justru menjadi jeda dari rutinitas yang padat.

Saat perhatian tertuju pada puzzle yang sedang disusun atau boneka yang ingin diambil dari mesin claw machine, pikiran seolah diberi kesempatan untuk beristirahat sejenak.

Advertisement

Artikel Terkait

Di Balik Tren Digicam, Anak Muda Menikmati Cara Baru Mengabadikan Momen

Di Balik Tren Digicam, Anak Muda Menikmati Cara Baru Mengabadikan Momen

Di tengah kecanggihan kamera ponsel, digicam kembali diminati anak muda karena menawarkan karakter foto khas dan pengalaman memotret yang berbeda.

Blind Box: Hobi Koleksi atau Perilaku Konsumtif di Kalangan Mahasiswa?

Blind Box: Hobi Koleksi atau Perilaku Konsumtif di Kalangan Mahasiswa?

Tren blind box kian digemari mahasiswa berkat sensasi kejutan dan hobi mengoleksi. Namun, di balik popularitasnya, kebiasaan membeli berulang berpotensi memicu perilaku konsumtif dan pembelian impulsif.

Bukan Rebahan atau Healing, Ini Cara Sebagian Mahasiswa Menghabiskan Libur Semester

Bukan Rebahan atau Healing, Ini Cara Sebagian Mahasiswa Menghabiskan Libur Semester

Selain berlibur, pulang kampu, dan bersantai, sebagian mahasiswa memilih mengisi waktu luang dengan mengikuti magang mandiri.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer