Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Menikmati Tenangnya Ndalem Joyokusuman di Tengah Hiruk Pikuk Kota Solo

tim solobalapan • Minggu, 14 Juni 2026 | 15:27 WIB
Pendopo Ndalem Joyokusuman yang Berumur Ratusan Tahun
Pendopo Ndalem Joyokusuman yang Berumur Ratusan Tahun

 

SOLO, SOLOBALAPAN.COM — Di tengah padatnya aktivitas Kota Solo, terdapat sebuah sudut yang menawarkan suasana berbeda.

Berada di kawasan Gajahan, Pasar Kliwon, Ndalem Joyokusuman menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah lalu lalang kendaraan dan kesibukan kota.

Memasuki kawasan tersebut, suasana teduh langsung terasa. Hembusan angin sepoi-sepoi menyambut pengunjung yang datang, sementara suara burung terdengar bersahutan dari pepohonan yang tumbuh di berbagai sudut kompleks.

Nuansa alami tersebut membuat suasana di Ndalem Joyokusuman terasa lebih tenang dibandingkan lingkungan perkotaan di sekitarnya.

Baca Juga: Gudang Bengkel Bus di Donohudan Boyolali Terbakar, Dugaan Awal Dipicu Percikan Las

Kemegahan Arsitektur Jawa di Balik Riuhnya Kota

Pendapa yang menjadi bagian utama kawasan berdiri kokoh di bagian depan. Bangunan berarsitektur Jawa tersebut menjadi titik pertama yang menarik perhatian pengunjung.

Dengan ruang terbuka yang luas, pendapa menghadirkan suasana yang nyaman untuk berkumpul maupun menikmati suasana sekitar.

Di beberapa bagian kawasan juga terdapat ruangan-ruangan yang tampak kosong. Ruang tersebut diduga dahulu digunakan sebagai tempat menerima atau menjamu tamu.

Meski kini tidak seluruh ruangan difungsikan secara aktif, keberadaannya masih memperlihatkan tata ruang khas rumah bangsawan Jawa yang mengutamakan fungsi sosial dan keteraturan.

Menjadi Ruang Seni dan Budaya yang Tetap Hidup

Tak hanya menjadi bangunan bersejarah, kawasan Ndalem Joyokusuman juga masih aktif dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seni dan budaya.

Berikut adalah beberapa aktivitas dan fasilitas penunjang budaya yang ada di sana:

* Latihan Sanggar Tari: Aktivitas rutin yang menjadikan kawasan ini tidak sekadar sebagai bangunan peninggalan masa lalu, tetapi juga ruang publik yang tetap hidup.
* Panggung Terbuka: Terletak tidak jauh dari area kolam, panggung ini menjadi ruang berbagai pagelaran seni modern tanpa meninggalkan identitas budayanya.
* Batu dan Artefak Tua: Tersebar di beberapa sudut kawasan sebagai pelengkap suasana yang memperkuat kesan perjalanan panjang budaya Jawa.

Baca Juga: Siapa Istri Evan Marvino? Kuliti Tabiat Asli Sang Suami, Bongkar Dugaan KDRT hingga Tertular Penyakit Seksual

Sudut Asri di Bagian Belakang Kawasan

Berjalan lebih jauh ke bagian belakang kawasan, suasana tenang semakin terasa. Sebuah kolam ikan menjadi salah satu daya tarik yang menambah kesan asri.

Permukaan air yang tenang berpadu dengan suara alam menciptakan suasana yang membuat pengunjung sejenak melupakan hiruk pikuk kota.

Menariknya, kawasan ini juga menjadi rumah bagi sejumlah kucing yang bebas berkeliaran.

Kucing-kucing berwarna oranye tampak beristirahat di bawah rindangnya pepohonan, berjalan santai di sekitar pendapa, atau duduk mengamati aktivitas pengunjung. Kehadiran mereka menghadirkan kesan hangat dan membuat suasana terasa semakin akrab.

Ndalem Joyokusuman menawarkan pengalaman berbeda di tengah perkembangan Kota Solo yang terus bergerak maju.

Tempat ini bukan hanya tentang bangunan bersejarah, tetapi juga tentang ruang yang menghadirkan ketenangan, kesejukan, dan suasana yang membuat pengunjung dapat sejenak beristirahat dari kesibukan sehari-hari. (lut)

Editor : Laila Zakiya
#soloraya #Ndalem Djojokoesoeman