Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masih Sering Tertukar, Kenali Perbedaan Ube, Ubi, dan Taro

A
Penulis: Anmer Jilvandis❯
ilustrasi ube, ubi, dan taro. (AI Generated)
ilustrasi ube, ubi, dan taro. (AI Generated)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM- Ube, ubi, atau taro? Tiga nama ini masih sering membuat banyak orang bingung, terutama saat memilih minuman atau dessert berwarna ungu. Padahal, ketiganya berasal dari jenis umbi yang berbeda. 

Kesamaan warna membuat ketiga nama tersebut kerap tertukar. Apalagi, tren minuman, hingga dessert berbahan umbi berwarna ungu semakin populer.

Tak heran jika banyak orang menganggap ube, ubi, dan taro hanya berbeda nama, padahal masing-masing memiliki karakteristik tersendiri.

Ube dikenal sebagai purple yam, umbi ini memiliki warna ungu pekat, rasa yang manis, serta aroma khas sehingga sering diolah menjadi selai, es krim, roti, hingga berbagai dessert. Meski tampilannya sekilas menyerupai ubi ungu, keduanya bukan berasal dari tanaman yang sama.

 Di Indonesia, ubi umumnya merujuk pada ubi jalar yang memiliki beragam varietas, mulai dari putih, kuning, oranye, hingga ungu. Perbedaan jenis tanaman tersebut membuat cita rasa, tekstur, dan hasil olahannya pun berbeda.

Advertisement

Tak kalah populer, ada pula taro yang merupakan nama lain dari talas. Berbeda dengan ube maupun ubi jalar yang cenderung manis, talas memiliki tekstur lebih lembut dengan rasa yang lebih gurih.

Menariknya, tidak semua produk berlabel taro benar-benar menggunakan talas asli. Sebagian hanya memakai perisa untuk menghadirkan aroma dan cita rasa khas taro.

Perbedaan inilah yang masih sering luput dari perhatian,warna ungu yang identik dengan ube, ubi, maupun taro membuat ketiganya kerap dianggap berasal dari bahan yang sama. Padahal, masing-masing memiliki asal tanaman, karakteristik, dan penggunaan yang berbeda dalam dunia kuliner.

 

Advertisement
Editor : Adi Pras

Artikel Terkait

Bukan Ubi Ungu Biasa, Kenapa Ube Makin Populer di Dunia Kuliner?

Bukan Ubi Ungu Biasa, Kenapa Ube Makin Populer di Dunia Kuliner?

Ube atau purple yam asal Filipina semakin populer dalam berbagai dessert dan minuman. Bukan sekadar punya warna ungu mencolok, ube memiliki sejarah kuliner dan industri yang kini berkembang hingga pasar internasional.

Bukan Lagi Matcha? Rasa Ube Kian Curi Perhatian di Tengah Tren Minuman Kekinian

Bukan Lagi Matcha? Rasa Ube Kian Curi Perhatian di Tengah Tren Minuman Kekinian

Rasa berbahan ubi ungu khas Filipina itu belakangan semakin sering muncul dalam deretan menu baru di berbagai gerai minuman.

Dari Warna Bangsawan Menjadi Warna Janda, Mengapa Ungu Mengalami Pergeseran Makna?

Dari Warna Bangsawan Menjadi Warna Janda, Mengapa Ungu Mengalami Pergeseran Makna?

Warna ungu memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan kemewahan, kekuasaan, dan status sosial. Pada masa lalu, warna ini dikenal sebagai salah satu warna istimewa yang identik dengan kalangan bangsawan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer