Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Eksperimen Berhasil! Jordi Amat Jadi Man of the Match di Posisi Gelandang Bertahan, Solusi Absennya Thom Haye di Timnas Indonesia?

Damianus Bram • Rabu, 18 Februari 2026 | 10:53 WIB
Pemain Persija Jakarta Jordi Amat.
Pemain Persija Jakarta Jordi Amat.

SOLOBALAPAN.COM – Perubahan peran Jordi Amat di Persija Jakarta menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Pemain naturalisasi berusia 33 tahun ini sukses menjalankan peran barunya sebagai gelandang bertahan saat menghadapi Bali United FC, meski posisi aslinya adalah bek tengah.

Penampilan impresif eks pemain Swansea City ini seolah menjadi jawaban bagi Timnas Indonesia yang tengah dipusingkan dengan absennya jenderal lapangan tengah, Thom Haye.

Statistik "Monster" Jordi Amat di Posisi Baru

Statistik Jordi Amat mendukung kualitasnya sebagai gelandang bertahan. Total dia mencatat 60 sentuhan sepanjang laga. Jordi juga mencatatkan 40 umpan akurat dari 44 percobaan (91%).

Sebanyak 27 dari 30 umpan di area lawan sukses (90%), sementara 11 dari 11 umpan di area sendiri tepat sasaran (100%).

Selain itu, Jordi juga sempat mengirimkan satu umpan panjang yang akurat.

Dirinya pun aktif membantu serangan dengan melepaskan dua tembakan tepat sasaran, dengan catatan expected goals (xG) 0,21 dan expected assist (xA) 0,24, serta menciptakan dua umpan kunci.

Sementara untuk urusan bertahan, pemain berusia 33 tahun itu melakukan 11 recovery, dua intersep, satu sapuan, serta satu tembakan lawan yang berhasil ditepis.

Jordi Amat turut terlibat dalam enam duel darat dengan tiga di antaranya dimenangkan, tanpa melakukan pelanggaran dan tanpa sekali pun dilewati lewat dribel.

 

Solusi Absennya Thom Haye di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia dipastikan kehilangan Thom Haye untuk FIFA Matchday Maret 2026 melawan Kepulauan Solomon.

Gelandang Persib Bandung tersebut harus menjalani sanksi skorsing 4 pertandingan dari FIFA akibat perilaku tidak sportif terhadap ofisial saat laga kontra Irak, Oktober 2025 lalu.

Dengan stok lini tengah yang menipis, peran baru Jordi Amat ini bisa menjadi opsi strategis bagi John Herdman.

Mengingat stok bek tengah Timnas sudah sangat melimpah dengan adanya Jay Idzes, Kevin Diks, Mees Hilgers, dan Justin Hubner, menggeser Jordi ke depan akan memberikan keseimbangan baru.

Kans Jordi Amat Bersaing di Lini Tengah

Jika konsisten, Jordi Amat tidak hanya menjadi pelapis, tapi pesaing serius bagi nama-nama seperti Joey Pelupessy dan Ricky Kambuaya.

Kemampuannya dalam membaca permainan (reading the game) dan akurasi umpan panjangnya sangat identik dengan gaya main yang dibutuhkan untuk menggantikan peran "The Professor" Thom Haye. (dam)

Editor : Damianus Bram
#timnas indonesia #Man Of The Match #Gelandang Bertahan #Jordi Amat #thom haye