Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Tempoe Doeloe Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Dituding Eksploitasi Anak Demi Konten, Pihak Sarwendah Buka Suara di Pengadilan: "Itu Tidak Terjadi"

Laila Zakiya • Kamis, 16 Juli 2026 | 11:20 WIB
Potret Ruben Onsu dan Sarwendah saat masih bersama. (Instagram @ruben_onsu)
Potret Ruben Onsu dan Sarwendah saat masih bersama. (Instagram @ruben_onsu)

 

SOLOBALAPAN.COM – Polemik gugatan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memunculkan berbagai isu di media sosial. Salah satu yang paling ramai diperbincangkan adalah tudingan bahwa Sarwendah mengeksploitasi anak-anak demi kepentingan konten dan keuntungan komersial.

Di tengah derasnya narasi tersebut, tim kuasa hukum Sarwendah akhirnya memberikan bantahan tegas saat sidang perdana gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mereka memastikan tuduhan tersebut tidak berdasar dan meminta publik menghentikan penyebaran informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Keras Tuduhan Eksploitasi Anak

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa isu eksploitasi anak yang ramai beredar sama sekali tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Menurutnya, tudingan bahwa Sarwendah memanfaatkan aktivitas keseharian anak-anak demi konten media sosial ataupun keuntungan komersial tidak pernah terjadi.

"Apa yang disampaikan bahwa eksploitasi anak itu saya tegaskan bahwa itu tidak terjadi. Tapi saya tidak mau berdebat alasannya ABC, tapi itu tidak terjadi. Dengan segala macam informasi yang sudah kami sampaikan," kata Chris Sam Siwu saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Pernyataan tersebut menjadi respons langsung atas berbagai opini yang berkembang di media sosial selama proses gugatan hak asuh berlangsung.

Baca Juga: Asal-usul Kampung Jagalan: Kampung yang Tumbuh dari Profesi Penyembelih Hewan di Era Keraton

Minta Publik Hentikan Hoaks Demi Psikologis Anak

Selain membantah tuduhan eksploitasi, pihak Sarwendah juga meminta masyarakat tidak lagi menyebarkan kabar bohong yang dinilai dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis anak-anak.

Tim kuasa hukum Sarwendah menjelaskan, sikap diam kliennya selama ini bukan berarti membenarkan berbagai isu yang beredar, melainkan sebagai bentuk perlindungan terhadap buah hati mereka.

"Jadi kami mohon hoax-hoax yang sudah terlalu banyak, kami diam bukan apa-apa, karena memang Bu Wendah menjaga psikologi anak-anak, ya. Kami mohon sekali kepada teman-teman jangan lagi... ini kan sudah masuk ke ranah persidangan, kita hormati prosesnya," tegas Mark Adrianus Ambarita.

Chris Sam Siwu juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggiring opini sebelum ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

"Jangan coba menggiring opini ataupun memberitakan kabar-kabar yang tidak sesuai dengan fakta. Karena kenapa? Di sini yang menjadi korban adalah anak-anak, ya. Kalau memang mau menyampaikan bahwa A yang benar atau B yang benar, ya silakan sampaikan di proses persidangan ataupun di mediasi," ujar Chris Sam Siwu.

Baca Juga: Argentina Kenakan Jersey Biru Tua Lawan Inggris, Lionel Scaloni Ingin Ulang Kejayaan Piala Dunia 1986

Sarwendah Hadiri Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh

Sidang perdana gugatan hak asuh anak digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ruben Onsu tidak hadir secara langsung dan diwakili kuasa hukumnya, sementara Sarwendah memenuhi panggilan pengadilan didampingi tim kuasa hukum.

Sarwendah mengatakan dirinya hadir sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Ia berharap seluruh tahapan persidangan dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi ketiga anaknya.

"Saya akan berusaha selalu yang terbaik buat anak-anak saya karena dari awal saya punya anak, saya sudah bertekad akan selalu menjaga dan menyayangi anak-anak saya dan memberikan kebahagiaan ke anak-anak saya," kata Sarwendah.

Ia juga berharap proses hukum berjalan lancar.

"Jadi semoga segala sesuatunya proses berjalan dengan lancar. Saya juga sebagai warga negara Indonesia yang baik, saya datang untuk menjalankan panggilan pertama. Dan semoga segala sesuatunya berjalan dengan lancar demi kebahagiaan anak-anak. Terima kasih," ucapnya.

Baca Juga: Siapa Jaksa Kuntadi? Calon Kuat Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah, Pernah Bongkar Kasus Timah Harvey Moeis

Gugatan Ruben Onsu Dipicu Kekhawatiran soal Lingkungan Anak

Di sisi lain, gugatan hak asuh yang diajukan Ruben Onsu disebut didasari kekhawatirannya terhadap lingkungan tempat tumbuh kedua putrinya.

Hal tersebut diungkapkan sahabat Ruben, Nanda Persada, yang menyebut presenter itu merasa kondisi lingkungan saat ini kurang baik bagi perkembangan anak-anak.

"Alasan dia mengajukan gugatan hak asuh anak karena dia melihat lingkungan yang sekarang ini kurang sehat menurut Ruben secara pertumbuhan anaknya," ujarnya.

Meski demikian, Ruben sebelumnya telah menegaskan bahwa gugatan tersebut bukan bertujuan memisahkan anak-anak dari Sarwendah. Ia hanya ingin memastikan pola pengasuhan dan pembagian waktu bertemu anak dapat berjalan sesuai kesepakatan demi kepentingan Thalia dan Thania.

Sidang perkara hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah selanjutnya akan memasuki agenda mediasi yang mewajibkan kedua belah pihak hadir secara langsung sebagai prinsipal. (lz)

Editor : Laila Zakiya
Sumber : Solo Balapan
viral konflik ruben onsu sarwendah