Kenapa Disebut Kue Cum-Cum? Jajanan Manis Berbentuk Kerucut yang Diisi Vla

tim solobalapan • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB
Kue cum-cum berbentuk kerucut dengan lapisan pastry renyah dan isian vla manis di bagian tengah.(BukuResep)
Kue cum-cum berbentuk kerucut dengan lapisan pastry renyah dan isian vla manis di bagian tengah.

SOLOBALAPAN.COM - Bentuknya menyerupai terompet kecil dengan bagian tengah yang berongga. Rongga tersebut diisi vla manis setelah kulit pastry matang. Jajanan ini dikenal dengan nama kue cum-cum.

Kue cum-cum juga dikenal sebagai horn pastry. Sebutan tersebut berkaitan dengan bentuknya yang menyerupai tanduk. Di Indonesia, kue ini dikenal sebagai jajanan manis berbahan pastry dengan isian vla.

Baca Juga: Java United Buka Suara Terkait Dugaan Diskriminasi Verbal ke Shin Tae-yong, Serahkan Kasus ke Komdis PSSI

Untuk membuatnya, adonan pastry dipotong memanjang, lalu dililitkan pada cetakan berbentuk kerucut. Adonan yang sudah dibentuk kemudian dipanggang hingga menghasilkan lapisan yang renyah.

Setelah matang, pastry dilepas dari cetakan. Bagian tengahnya yang kosong kemudian diisi vla hingga menjadi kue yang siap disantap.

Vla vanila menjadi salah satu isian yang umum digunakan. Selain vanila, kue cum-cum juga dapat dibuat dengan isian rasa lain, seperti cokelat.

Perpaduan pastry dan vla membuat kue ini memiliki tekstur yang berbeda dalam satu gigitan. Bagian luar terasa renyah dan berlapis, sedangkan bagian dalamnya lembut dengan rasa manis dari vla.

Bentuk kerucut pada kue cum-cum juga bukan sekadar untuk tampilan. Bentuk tersebut memang terbentuk dari penggunaan cetakan saat adonan pastry dipanggang.

Baca Juga: Dicecar Hakim MK Saldi Isra, KPU Akui Tak Verifikasi Langsung Ijazah dan Syarat Pendidikan Gibran!

Cara tersebut membuat kulit kue tetap memiliki rongga di bagian tengah. Rongga inilah yang kemudian menjadi tempat untuk menambahkan isian setelah pastry matang.

Karakter tersebut membuat kue cum-cum cukup berbeda dari jajanan manis lain. Jika banyak jajanan pasar dibuat dari adonan tepung yang dikukus atau digoreng, kue cum-cum menggunakan adonan pastry yang dipanggang.

Selain bentuknya yang khas, lapisan pastry juga menjadi bagian penting dari kue ini. Saat dipanggang, adonan menghasilkan tekstur renyah yang kemudian berpadu dengan vla lembut di bagian dalam.

Kue cum-cum sendiri memiliki beberapa sebutan di masyarakat. Selain horn pastry, ada pula yang menyebutnya kue cuncum atau kue terompet karena bentuknya yang menyerupai alat musik tersebut.

Baca Juga: Sidang PHPU Memanas! KPU Tegaskan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran Bukan Kewenangan MK

Bentuk yang sederhana justru membuat kue ini mudah dikenali. Dari luar terlihat seperti kerucut kecil, sedangkan bagian dalamnya diisi vla yang membuat rasanya lebih lengkap.

Bentuk kue cum-cum yang menyerupai terompet menjadi salah satu ciri yang paling mudah dikenali. Kulit pastry yang renyah membungkus bagian tengah yang berisi vla lembut dengan rasa manis.

Perpaduan bentuk dan tekstur tersebut membuat kue cum-cum punya karakter tersendiri. Dari tampilan yang sederhana, kue ini justru menawarkan rasa dan tekstur yang khas dalam setiap gigitan. (Hanifatuz Zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
jajanan pasar hanifatuz zahra jajanan jadul kue cum cum pastry