Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ducati Tak Lagi Perkasa, Marc Marquez Melempem di MotoGP 2026: Pedro Acosta Malah Makin Hari Makin Ngeri?

Laila Zakiya • Jumat, 10 April 2026 | 11:35 WIB
Tim Ducati tak lagi perkasa di musim awal MotoGP 2026. (Instagram @ducaticorse)
Tim Ducati tak lagi perkasa di musim awal MotoGP 2026. (Instagram @ducaticorse)

 

SOLOBALAPAN.COM - Awal musim MotoGP 2026 menghadirkan peta persaingan yang berbeda dari biasanya.

Tim pabrikan Ducati yang sebelumnya dominan, kini justru terlihat kesulitan menemukan performa terbaiknya.

Di sisi lain, nama Marc Marquez yang sempat digadang-gadang kembali berjaya malah belum menunjukkan taringnya.

Ironisnya, ancaman justru datang dari rising star Pedro Acosta yang tampil semakin matang.

Baca Juga: Lini Depan Mandul? Milo Tuntut Seluruh Pemain Persis Solo Lebih Tajam

Ducati Kehilangan Dominasi, Aprilia Ambil Alih Momentum

Tiga seri awal musim menunjukkan bahwa Ducati belum kembali ke performa puncaknya.

Hasil yang diraih belum cukup untuk menegaskan dominasi seperti musim sebelumnya.

Sebaliknya, Aprilia Racing tampil lebih konsisten dan stabil dalam mengamankan poin.

Satu-satunya hasil signifikan Ducati di balapan utama datang dari podium ketiga yang diraih Fabio Di Giannantonio.

Sementara itu, performa pembalap lain masih naik turun.

Alex Marquez pun mengakui kondisi ini.

"Sekarang mereka memang lebih kuat karena sedang berada dalam momentum bagus," kata Alex Marquez.

"Tahun lalu kami yang berada di posisi itu, sementara sekarang mereka berkembang lebih cepat dan kami masih mencari konsistensi. Saya melihat Ducati bekerja keras untuk mengejar kembali,"

Baca Juga: Usai Tinggalkan YG, AKMU Comeback dengan Album “Flowering”: Era Baru Dimulai!

Marc Marquez Belum Maksimal, Jauh dari Kata Dominan

Sorotan utama tentu tertuju pada Marc Marquez. Setelah sukses besar musim lalu, performanya di 2026 justru menurun.

Padahal, ia sempat mengambil keputusan besar dalam kariernya demi kembali kompetitif.

"Ketika Anda tiba di kejuaraan dunia, apa yang Anda cari, uang atau motor terbaik? Begitulah cara saya diajari; saya sangat beruntung. Mereka melatih saya secara mental, dan sekarang saya mengerti," ujar Marquez.

Namun realitanya, Marquez belum mampu mendominasi seperti yang diharapkan. Faktor cedera dan adaptasi motor disebut masih memengaruhi performanya.

Meski begitu, ia tetap menunjukkan sisi profesional, termasuk dalam kehidupan di luar lintasan.

"Saya beruntung uang tidak mengubah gaya hidup saya. Ini sering terjadi: orang mulai menghasilkan banyak uang dan itu mengubah gaya hidup mereka."

"Tapi saya tetap bersenang-senang dengan teman-teman saya di mana pun, saya tidak perlu berpura-pura."

Baca Juga: Halalbihalal APTISI Solo Raya, PTS Perkuat Kolaborasi dan Jejaring Internasional

Pedro Acosta Justru Makin Menggila

Saat Ducati dan Marquez belum menemukan ritme, Pedro Acosta justru tampil mengejutkan.

Bersama KTM, pembalap muda ini menunjukkan perkembangan signifikan dibanding musim lalu.

Direktur motorsport KTM, Pit Beirer, mengungkap perubahan besar dalam diri Acosta.

“Pedro telah berkembang luar biasa. Dia sekarang memahami bahwa kami tidak selalu memiliki motor terbaik,” ungkap Direktur motorsport KTM, Pit Beirer.

Perubahan mentalitas menjadi kunci utama.

“Tahun lalu dia sangat negatif. Baginya saat itu hanya ada pilihan menang atau tidak sama sekali, tidak ada jalan tengah,”

Kini, pendekatannya jauh lebih realistis dan efektif.

“Dia belajar bahwa harus tetap mengambil poin, karena tanpa itu semua performa jadi sia-sia,”

Hasilnya? Acosta kini konsisten di papan atas dan menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar.

Baca Juga: Nggak Di-ACC Menkeu Purbaya, Kenapa Kepala BGN Beli Motor Trail Listrik untuk Operasional MBG?

Konsistensi Jadi Senjata Baru Acosta

Berbeda dengan musim sebelumnya, Acosta kini tak lagi memaksakan kemenangan di setiap balapan.

Ia justru fokus mengamankan poin maksimal di setiap seri—strategi yang terbukti ampuh.

Pendekatan ini membuatnya mampu bersaing dengan nama-nama besar dan tetap stabil di klasemen.

Bahkan, ia menjadi salah satu pembalap paling konsisten musim ini bersama rival-rival kuat lainnya.

Baca Juga: Polres Boyolali Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, Tersangka Diduga Sudah Merencanakan Aksi

MotoGP 2026: Awal Kejatuhan Ducati atau Sekadar Fase?

Dengan kondisi saat ini, muncul pertanyaan besar: apakah ini tanda Ducati mulai kehilangan dominasi?

Atau hanya fase sementara sebelum bangkit kembali?

Yang jelas, tekanan kini semakin besar. Ducati harus segera menemukan solusi jika tak ingin tertinggal lebih jauh.

Sementara itu, Marc Marquez juga menghadapi tantangan berat untuk kembali ke performa terbaiknya.

Di sisi lain, Pedro Acosta terus mengirim sinyal bahaya—bahwa era baru di MotoGP mungkin sedang dimulai.

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin musim 2026 akan menjadi titik balik besar dalam persaingan kelas premier. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#aprilia #ducati #marc marquez #MotoGP 2026 #klasemen