Asa Usul Kampung Ngebrusan Solo: Permukiman Kolonel-Kolonel Belanda

SOLOBALAPAN.COM – Di Kota Solo, banyak sekali kampung-kampung bersejarah.
Satu di antaranya Kampung Ngebrusan.
Mendengar namanya, mungkin hanya segelintir orang yang tahu letaknya.
Maklum, kampung kecil ini masih kalah pamor dengan Pasar Legi, Pura Mangkunegaran, atau Luwes Kestalan yang mengelilinginya.
Penamaan sebuah kampung, sejatinya bukan asal sebut. Di balik penyebutannya, kerap tersimpan jejak sejarah, budaya, bahasa, hingga peristiwa yang pernah membentuk kehidupan masyarakat di masa lampau.
Apalagi di Solo yang kadung dicap sebagai kota budaya dan bersejarah. Tak terkecuali Kampung Ngebrusan.
Secara geografis, Ngebrusan merupakan salah satu kawasan permukiman yang berada di Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari.
Kampung ini berada di kawasan yang cukup strategis, karena terletak tidak jauh dari pusat kota.
Di tengah perkembangan kawasan tersebut, Kampung Ngebrusan masih menyimpan jejak sejarah yang menjadi bagian dari identitasnya.
Salah satu peninggalan bersejarah yang masih dijumpai di Ngebrusan, yakni Ponten Mangkunegaran. Berupa fasilitas sanitasi umum yang dibangun oleh pemerintahan Pura Mangkunegaran.



