SOLOBALAPAN.COM - Dalam rangka mendukung pendidikan inklusif dan memberikan ruang berkembang bagi anak-anak berkebutuhan khusus, Inklusi MIM PK Kartasura kembali mengadakan Festival Anak Berkebutuhan Khusus yang dilaksanakan pada Sabtu, 9 Mei 2026 bertempat di Luwes Kartasura.
Pada kegiatan tahun ini, Inklusi MIM PK Kartasura mengusung tema “Empowered Parents, Extraordinary Kids (Mengubah Tantangan Menjadi Peluang)”. Tema tersebut menjadi bentuk semangat bersama bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa yang dapat berkembang dengan dukungan, pendampingan, dan penerimaan dari lingkungan terutama keluarga dan sekolah.
Kepala Madrasah MIM PK Kartasura, Us Rochmadi, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam memberikan ruang yang ramah, setara, dan mendukung tumbuh kembang seluruh peserta didik tanpa terkecuali. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan semangat inklusi di tengah masyarakat.
Festival ini menghadirkan Lomba Mewarnai yang diikuti oleh sekitar 68 peserta dari berbagai sekolah. Adapun kategori lomba terdiri dari Mewarnai TK serta Mewarnai SDLB/SD/MI Inklusi. Seluruh peserta tampak antusias dan bersemangat menunjukkan kreativitas terbaik mereka selama perlombaan berlangsung.
Baca Juga: Kontroversi Adaptasi Tari Tradisional ke Media Sosial: Antara Pelestarian dan Distorsi Makna
Selain lomba mewarnai, kegiatan ini juga menghadirkan Talkshow Parenting dan Pendidikan Inklusi yang diikuti oleh wali murid peserta serta seluruh guru MIM PK Kartasura. Talkshow ini menghadirkan narasumber Dr. Joko Yuwono, M.Pd selaku Kepala Program Studi S2 Pendidikan Luar Biasa Universitas Sebelas Maret (UNS). Melalui sesi ini, para peserta mendapatkan wawasan mengenai pentingnya kolaborasi antara orang tua dan sekolah dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus agar tumbuh percaya diri, mandiri, dan mampu mengembangkan potensinya secara optimal.
Salah satu wali murid, Bunda Kartika (Mama Reynand), juga menyampaikan harapannya agar ke depan terdapat layanan bimbingan konseling bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Beliau menyampaikan bahwa pendampingan bagi orang tua sangat penting agar orang tua juga memiliki bekal dalam membantu membimbing dan mendampingi anak di rumah secara tepat dan berkelanjutan.
Ketua panitia, Venasia Saraswati, S.Sos menyampaikan rasa syukur atas antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini. Beliau berharap festival ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membangun rasa percaya diri anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus berkarya dan berprestasi.
Acara berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Para peserta, orang tua, maupun guru terlihat menikmati setiap rangkaian kegiatan. Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang apresiasi bagi anak-anak inklusi untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka di tengah masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, Inklusi MIM PK Kartasura berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan meraih prestasi. Mereka bukan untuk dibatasi oleh tantangan, tetapi didukung agar mampu mengubah tantangan menjadi peluang menuju masa depan yang lebih baik. (dn/**)
Editor : Laila Zakiya