Tahukah Anda? Kampung Kestalan Solo Dulunya Kandang Kuda Mangkunegaran

SOLOBALAPAN.COM – Di balik padatnya permukiman dan aktivitas perdagangan di Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Solo, tersimpan jejak sejarah panjang yang berkaitan erat dengan Pura Mangkunegaran. Tidak banyak yang mengetahui, kawasan yang kini berada di jantung Kota Solo itu dulunya merupakan lokasi kandang kuda milik Mangkunegaran.
Letaknya yang strategis, tidak jauh dari Pura Mangkunegaran dan kawasan Balapan, membuat wilayah ini dipilih sebagai pusat pemeliharaan kuda kerajaan pada masanya.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kestalan sekaligus Ketua Pokdarwis Solo dan Wakil Ketua Pokdarwis Jawa Tengah Mintorogo menjelaskan bahwa kawasan Kestalan memiliki fungsi penting dalam mendukung aktivitas pemerintahan Mangkunegaran.
Baca Juga: Jejak Sejarah Kampung Sudiroprajan: Cerita Orang Kulit Kuning Ahli Bela Diri
"Kampung Kestalan dahulu pada masa pemerintahan Mangkunegaran merupakan kandang kuda milik Mangkunegaran. Kuda-kuda ditempatkan di sini karena lokasinya strategis, dekat dengan jalur pacuan kuda di Balapan," ujarnya.
Pada masa itu, kuda bukan sekadar alat transportasi. Hewan tersebut menjadi sarana mobilitas utama para bangsawan, prajurit, hingga utusan kerajaan.
Kuda juga digunakan untuk kepentingan militer, penyampaian pesan, maupun berbagai upacara resmi. Karena itu, keberadaan kandang kuda ditempatkan di lokasi yang dekat dengan pusat pemerintahan dan area latihan agar mudah diakses kapan pun dibutuhkan.
Baca Juga: Jejak Akulturasi di Tepian Bengawan Solo: Kisah Kampung Sampangan dan Warga Sampang Madura
Di kawasan inilah para abdi dalem bertugas memberi pakan, memandikan, menjaga kesehatan, hingga menyiapkan kuda-kuda kerajaan agar selalu siap digunakan.
Nama Kestalan diyakini berasal dari kata stal, istilah dalam bahasa Belanda yang berarti kandang kuda.
Seiring waktu, penyebutan kata tersebut mengalami penyesuaian dalam pelafalan masyarakat Jawa hingga berubah menjadi Kestalan, nama yang kemudian melekat sebagai identitas kampung dan kini menjadi nama resmi kelurahan.
Menurut Mintorogo, berdasarkan penuturan para sesepuh, kawasan kandang kuda diperkirakan berada di sekitar lokasi SD Kestalan hingga area Kantor Kelurahan Kestalan saat ini.



