SOLOBALAPAN.COM – Jude Bellingham mengungkap rahasia di balik penampilannya yang begitu tenang saat Inggris menghadapi Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026. Ternyata, ketenangan sang gelandang Real Madrid tak lepas dari pesan khusus yang diberikan ibunya, Denisa Bellingham.
Nasihat sederhana namun penuh makna itu membuat Bellingham berhasil menghindari kartu kuning yang bisa membuatnya absen di laga semifinal menghadapi Argentina.
Sebelum duel melawan Norwegia, Bellingham berada dalam situasi yang cukup riskan. Ia telah mengoleksi satu kartu kuning sejak babak 32 besar saat Inggris menghadapi RD Kongo. Jika kembali menerima kartu kuning saat melawan Norwegia, pemain berusia 23 tahun itu dipastikan harus menjalani hukuman akumulasi dan kehilangan kesempatan tampil di semifinal.
Beruntung, Bellingham mampu menjaga emosinya sepanjang pertandingan. Ia bahkan mencetak gol kedua Inggris tanpa sekalipun menerima kartu dari wasit.
"Bukuku (ibuku) terus-menerus mengingatkanku sepanjang minggu ini untuk menjaga ucapanku, memperhatikan tingkah lakuku, mengendalikan ekspresi wajah, dan mengontrol emosiku," ujar Bellingham seperti dikutip dari The Standard.
Menurut Bellingham, sang ibu hampir setiap hari mengingatkannya agar tidak terpancing emosi yang berpotensi membuatnya menerima kartu kuning.
"Dia terus mengingatkanku sepanjang minggu agar berhati-hati dengan kartu kuning itu," lanjutnya.
Bermain Lebih Dewasa
Bellingham mengakui dirinya sengaja mengubah pendekatan bermain saat menghadapi Norwegia. Ia memilih lebih tenang ketika berduel maupun saat berdiskusi dengan wasit.
Strategi tersebut terbukti efektif. Selain membantu Inggris meraih kemenangan, Bellingham juga memastikan dirinya tetap tersedia untuk pertandingan semifinal yang diprediksi berlangsung sengit melawan Argentina.
Kehadiran Bellingham tentu menjadi kabar baik bagi pelatih Inggris. Gelandang kreatif tersebut merupakan salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang perjalanan The Three Lions di Piala Dunia 2026.
Wasit Turut Berperan
Selain pesan dari ibunya, Bellingham juga memberikan apresiasi kepada wasit asal Prancis, Clement Turpin, yang memimpin pertandingan Inggris kontra Norwegia.
Menurutnya, gaya kepemimpinan Turpin membuat para pemain bisa berkomunikasi dengan baik tanpa harus terjadi ketegangan yang berlebihan di lapangan.
"Dia wasit yang berkelas. Dia tetap membiarkan Anda berkomunikasi dengan cara yang sopan. Banyak wasit tidak mengizinkan hal seperti itu," kata Bellingham.
Ia menilai komunikasi yang baik antara pemain dan wasit turut membantu menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif sehingga para pemain dapat lebih fokus bermain dibanding meluapkan emosi.
Kini, dengan ancaman akumulasi kartu berhasil dihindari, Bellingham dipastikan menjadi salah satu andalan Inggris saat menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Penampilan impresifnya akan kembali dinantikan untuk membawa The Three Lions selangkah lebih dekat menuju partai final. (an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com