SOLOBALAPAN.COM – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari pemain bintang Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
Usai melakoni laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria, Senin (30/3/2026), Verdonk secara terang-terangan memuji kualitas wonderkid Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas.
Pemain yang kini membela klub kasta tertinggi Liga Prancis, LOSC Lille, itu mengaku sangat menyukai gaya bermain Dony.
Bahkan, ia berharap suatu saat nanti bisa melihat pemain berusia 21 tahun itu berkarier di kompetisi Eropa.
Verdonk: "Saya Benar-benar Suka Gaya Bermainnya"
Interaksi keduanya di lapangan dalam dua laga FIFA Series (melawan Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria) meninggalkan kesan mendalam bagi Verdonk.
Dony tampil penuh dalam kemenangan 4-0 dan memberikan dampak instan saat masuk sebagai pengganti di laga final.
“Saya benar-benar suka gaya bermainnya. Saya berharap dapat memainkan lebih banyak pertandingan dengannya dan saya berharap dapat melihatnya suatu saat di Eropa,” ujar Calvin Verdonk di mixed zone SUGBK, dikutip dari ANTARA.
Tips Singkat: Main Seperti Saat Latihan!
Sebagai pemain senior yang sudah kenyang asam garam kompetisi Eropa, Verdonk memberikan tips sederhana namun krusial bagi Dony agar bisa terus berkembang di skuad Garuda.
“Saya hanya mengatakan kepadanya untuk bermain seperti saat dia berlatih dan dengan percaya diri. Anda lihat hari ini ketika dia masuk, dia melakukan aksi, umpan silang, dan memiliki tendangan yang sangat bagus,” tambah pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut.
Dony Tri Pamungkas: Progres Menuju Level Asia
Penampilan Dony Tri di FIFA Series 2026 menambah koleksi caps seniornya menjadi enam pertandingan.
Pemain yang mulai diorbitkan oleh Shin Tae-yong di Piala AFF 2024 ini memang sedang dalam performa menanjak.
Bersama Persija Jakarta di BRI Super League musim ini, Dony menjadi pilihan utama dengan catatan:
- Penampilan: 18 kali bertanding.
- Menit Bermain: 1.378 menit.
- Posisi: Bek sayap kiri.
Kekonsistenan Dony di level klub dan pujian dari pemain kaliber Eropa seperti Verdonk menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki talenta muda yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Apakah Dony akan menyusul jejak Marselino Ferdinan atau Jay Idzes ke Eropa? Patut kita nantikan! (dam)
Editor : Damianus Bram