SOLOBALAPAN.COM-Belakangan ini, istilah “crab face” mulai ramai diperbincangkan di media sosial. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika wajah terlihat lebih kurus dan kulit tampak kurang segar.
Selain itu juga tampak garis-garis halus yang menjadi lebih terlihat setelah seseorang menjalani diet rendah karbohidrat secara ekstrem. Fenomena ini menarik perhatian karena perubahan pada tubuh ternyata juga dapat memengaruhi tampilan wajah.
Mengenal Istilah“Crab Face”
“Crab face” muncul sebagai sebutan di media sosial untuk menggambarkan perubahan tampilan wajah setelah seseorang mengalami penurunan berat badan atau menjalani pola makan yang sangat ketat.
Baca Juga: Julie Estelle Tampil Anggun di Maternity Shoot, Aura Bumil Bikin Warganet Terpukau
Pada kondisi ini, perubahan yang terlihat bukan hanya pada bentuk wajah. Kulit juga dapat tampak lebih kering dan kehilangan kesan segar. Hal inilah yang kemudian membuat wajah terlihat lebih lelah atau bahkan tampak lebih tua.
Apa Hubungannya dengan Diet Rendah Karbohidrat?
Diet rendah karbohidrat pada dasarnya merupakan pola makan yang membatasi jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Pola ini dapat dilakukan dengan berbagai tujuan, salah satunya untuk membantu menurunkan berat badan.
Namun, ketika pembatasan dilakukan secara berlebihan, tubuh dapat mengalami perubahan yang cukup cepat.
Perubahan tersebut dapat membuat berat badan turun dengan cepat pada tahap awal diet. Pada sebagian orang, berkurangnya cairan dan perubahan berat badan ini juga dapat terlihat pada wajah sehingga wajah tampak lebih kurang berisi atau “kempes”.
Mengapa Wajah Bisa Terlihat Kering dan Lebih Tua?
Perubahan tampilan wajah tidak hanya berkaitan dengan berkurangnya cairan. Pola diet yang terlalu ketat juga berisiko membuat seseorang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dan seimbang.
Kulit membutuhkan protein, lemak, vitamin, mineral, serta cairan agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
Ketika kebutuhan nutrisi dan cairan tidak terpenuhi dengan baik, kulit dapat terlihat lebih kering dan kurang segar.
Ditambah dengan berkurangnya volume pada wajah akibat penurunan berat badan, kondisi tersebut dapat membuat garis-garis halus terlihat lebih jelas sehingga wajah tampak lebih tua.
Bukan Berarti Harus Menghindari Semua Karbohidrat
Baca Juga: Suara Ikonik Optimus Prime Tinggal Kenangan, Peter Cullen Wariskan Karakter Legendaris Transformers
Munculnya fenomena “crab face” bukan berarti karbohidrat harus dihilangkan sepenuhnya dari pola makan. Karbohidrat tetap menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh. Yang lebih penting adalah memperhatikan jenis dan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi.
Daripada menghindari seluruh makanan berkarbohidrat, pola makan dapat difokuskan pada pengurangan makanan yang tinggi gula dan rendah zat gizi.
Keinginan untuk memiliki berat badan ideal memang wajar, tetapi prosesnya sebaiknya tidak dilakukan dengan cara yang terlalu ekstrem.
Penurunan berat badan yang terlalu cepat dan pola makan yang sangat terbatas dapat membuat tubuh kehilangan bukan hanya lemak, tetapi juga cairan dan massa tubuh lainnya.
Karena itu, diet sebaiknya tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi. Pastikan tubuh mendapatkan protein yang cukup, sumber karbohidrat yang berkualitas serta cairan yang memadai. (Anmer Jilvandis)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com