Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Sinopsis Toy Story 5: Perjuangan Woody Melawan Invasi Teknologi Digital, Siap Tayang Juni 2026!

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB
Petualangan para mainan untuk mendapatkan kembali perhatian Boonie dalam Toy Story 5 (DOK. Disney Indonesia)
Petualangan para mainan untuk mendapatkan kembali perhatian Boonie dalam Toy Story 5 (DOK. Disney Indonesia)

SOLOBALAPAN, ENTERTAINMENT — Setelah lebih dari tiga dekade menemani masa kecil jutaan anak di seluruh dunia, Disney dan Pixar siap kembali membawa kita ke dalam kamar petualangan bersama Toy Story 5.

Film legendaris ini dijadwalkan akan resmi menyapa penggemar di bioskop pada Juni 2026 mendatang.

Kali ini, Woody, Buzz Lightyear, dan Jessie tidak hanya menghadapi petualangan fisik, tetapi juga tantangan eksistensial yang sangat relevan dengan zaman sekarang: Invasi Teknologi Digital.

Sinopsis: Mainan Klasik vs Era Tablet

Setelah Andy memberikan mainan-mainannya kepada Boonie, kehidupan mereka berjalan normal hingga sebuah perangkat baru masuk ke rumah tersebut.

Baca Juga: Film "Cerita Lila" Diangkat dari Diary Misteri Sara? Simak Sinopsis Kisah Tragis Si Kembar Lila dan Lili

Boonie mendapatkan hadiah berupa sebuah tablet canggih bernama Lilypad.

Sejak kehadiran Lilypad, perhatian Boonie teralihkan sepenuhnya. Teknologi modern tersebut perlahan menyingkirkan posisi mainan fisik.

Woody bahkan sempat melontarkan kalimat haru: "Mainan untuk bermain, tapi teknologi untuk semuanya," yang menggambarkan betapa sulitnya posisi mereka di mata anak-anak zaman sekarang.

Kembalinya Woody yang Tak Lagi Muda

Dalam film kelima ini, Woody yang sebelumnya memilih berpisah dari rombongan, kembali ke rumah Boonie untuk membantu teman-temannya yang terlantar.

Menariknya, visual Woody digambarkan mengalami perubahan; rambutnya yang tampak "rontok" menjadi simbol bahwa sang koboi legendaris ini sudah tidak lagi muda.

Konflik memuncak saat Lilypad, sang tablet, mulai menunjukkan ketidaksukaannya pada mainan lama.

Ia merasa lebih unggul karena mampu mengelola teknologi dari seluruh dunia, sementara mainan fisik dianggap sebagai benda kuno yang membosankan.

Misi Membuktikan Arti Persahabatan

Di bawah arahan sutradara Andrew Stanton dan co-sutradara Kenna Harris, film ini akan membawa penonton pada misi besar para mainan untuk membuktikan kepada Boonie bahwa teknologi tidak bisa menggantikan kehadiran sahabat sejati.

Para pengisi suara ikonik juga kembali berkumpul dalam proyek ini, di antaranya:

Dengan visual yang lebih tajam dan cerita yang sangat dekat dengan fenomena gadget pada anak-anak saat ini, Toy Story 5 tidak hanya menjadi ajang nostalgia bagi orang dewasa, tetapi juga pesan moral yang kuat tentang keseimbangan antara teknologi dan imajinasi bermain secara fisik.

(did/riza hidayatullah)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Toy Story 5 #Woody #Teknologi Digital #sinopsis