SOLOBALAPAN, JAKARTA - Kabar kedekatan antar selebritas kembali memicu riuh di media sosial.
Kali ini, musisi sekaligus aktor Ardhito Pramono dan aktris muda Davina Karamoy menjadi pusat pembicaraan publik setelah keduanya tertangkap kamera menunjukkan gestur romantis di depan umum.
Momen tersebut terjadi saat keduanya menghadiri acara perilisan poster dan trailer film terbaru berjudul Gudang Merica di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Dukungan Manis di Acara Film Terbaru
Ardhito Pramono hadir sebagai pemeran utama dalam film bergenre horor komedi tersebut.
Namun, suasana menjadi semakin riuh saat Davina Karamoy terlihat hadir di lokasi. Davina diketahui datang secara khusus untuk memberikan dukungan moral kepada Ardhito atas proyek layar lebar terbarunya.
Kehadiran mereka yang tampak kompak sepanjang acara sudah cukup membuat tamu undangan dan awak media bertanya-tanya mengenai status hubungan keduanya.
Tertangkap Kamera Bergandengan Tangan
Puncak rasa penasaran publik terjadi seusai acara formal berakhir. Saat hendak meninggalkan lokasi, Ardhito dan Davina terlihat keluar bersama.
Tidak sekadar berjalan berdampingan, keduanya tertangkap kamera sedang bergandengan tangan dengan santai saat menuju kendaraan.
Aksi terang-terangan ini sontak memicu spekulasi kuat di kalangan netizen. Banyak yang menduga bahwa ini adalah cara "halus" mereka untuk mengumumkan hubungan spesial ke hadapan publik.
Masih Pilih Bungkam
Meski momen tersebut telah menjadi konsumsi publik, baik Ardhito maupun Davina masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
Saat dicegat oleh awak media untuk dimintai klarifikasi, keduanya memilih untuk tutup mulut dan hanya memberikan senyuman tipis sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen masing-masing terkait isu asmara ini. Namun, potret kebersamaan mereka sudah terlanjur viral dan menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial.
Profil Singkat Proyek Terbaru:
-
Judul Film: Gudang Merica
-
Genre: Horor Komedi
-
Pemeran Utama: Ardhito Pramono
-
Lokasi Perilisan: Senayan, Jakarta Pusat
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo