SOLOBALAPAN.COM - Bagi masyarakat yang sering bepergian dari Jakarta menuju Malang atau sebaliknya, KA Gajayana menjadi salah satu pilihan favorit.
Kereta api kelas eksekutif ini dikenal menawarkan perjalanan yang nyaman sekaligus menjadi salah satu layanan unggulan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di lintas selatan Pulau Jawa.
KA Gajayana resmi beroperasi pada 28 Oktober 1999, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Pada awal pengoperasiannya, kereta ini melayani kelas eksekutif dan bisnis. Seiring meningkatnya kualitas layanan, rangkaiannya kemudian beralih menjadi kelas eksekutif sepenuhnya dan terus mengalami pembaruan hingga menggunakan kereta Stainless Steel New Generation pada 2026.
Baca Juga: Lebih 35 Tahun Melaju Melayani Jalur Selatan, Ini Sejarah KA Sancaka
Nama Gajayana diambil dari Raja Gajayana, penguasa Kerajaan Kanjuruhan yang pernah memimpin wilayah Malang sekitar abad ke-8. Raja tersebut dikenal sebagai sosok yang membawa kemakmuran dan ketenteraman bagi rakyatnya.
Penggunaan nama tersebut menjadi simbol hubungan erat antara kereta ini dengan Kota Malang sebagai salah satu kota tujuan utamanya.
KA Gajayana melayani rute Stasiun Gambir, Jakarta – Stasiun Malang dengan jarak tempuh sekitar 900 kilometer.
Dalam perjalanannya, kereta ini melewati sejumlah kota besar seperti Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, hingga Blitar sebelum tiba di Malang.
Jalur tersebut menjadikan KA Gajayana sebagai salah satu kereta yang melintasi panorama alam khas lintas selatan Pulau Jawa.
Baca Juga: Sepur Kluthuk Jaladara, Mesin Uap Berusia Lebih dari Seabad yang Masih Menyusuri Jantung Kota Solo
Untuk menunjang kenyamanan penumpang, KA Gajayana dilengkapi berbagai fasilitas modern, seperti kursi eksekutif ergonomis, pendingin udara, stop kontak di setiap kursi, kereta makan, serta layanan premium pada perjalanan tertentu.
Berbagai peningkatan fasilitas terus dilakukan agar pengalaman perjalanan semakin nyaman.
Selain menjadi moda transportasi, KA Gajayana juga memiliki nilai sejarah dalam perkembangan layanan kereta api nasional.
Selama lebih dari dua dekade beroperasi, kereta ini tetap menjadi salah satu andalan masyarakat yang bepergian antara Jakarta dan Malang, baik untuk urusan pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.
Hingga kini, KA Gajayana terus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu kereta api unggulan di Indonesia.
Perpaduan antara sejarah, kenyamanan, dan pelayanan yang terus berkembang membuat kereta ini tetap menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan antarkota dengan moda transportasi berbasis rel.
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber