Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Chatib Basri? Isu Purbaya Bakal Mundur dari Jabatan Menkeu Viral di Medsos, Ini Profil Sosok Penggantinya

Laila Zakiya • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:26 WIB
Ekonom dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri. (YouTube SMBC Indonesia)
Ekonom dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri. (YouTube SMBC Indonesia)

 

SOLOBALAPAN.COM – Kabar miring mengenai mundurnya Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendadak viral dan memicu kegaduhan di kalangan warganet pada Kamis (4/6/2026).

Spekulasi ini pertama kali menggelinding dari unggahan akun Threads @onniechi yang membagikan pesan berantai di grup obrolan.

"Lagi rame di grup, Pak Purbaya akan diganti sore ini, penggantinya inisial CB. Kira-kira bila benar rumor ini bagaimana respon pasar?," ujarnya.

Pola rumor serupa juga menyebar secara masif melalui platform X via akun anonim yang menyinggung informasi tersebut bersumber dari internal.

"Info A1. Katanya Pak Purbaya mau diganti sore ini. Calon UNP yang baru inisialnya CB kira-kira bener nggak infonya ini?," tulis akun X @karirfess pada Kamis 4 Juni 2026.

Mengingat inisial "CB" merujuk kuat pada ekonom senior Dr. Muhammad Chatib Basri, S.E., M.Ec.Dev., publik pun langsung berburu profil mantan Menkeu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Baca Juga: Apa Masalah Ruben Onsu dan Adik Sarwendah? Geger Saling Sindir di Threads, Ini Profil Wendy Lo

Jawaban Istana dan Menkeu Purbaya: Kabar Mundur Hanya Isu

Kehebohan digital ini langsung sampai ke telinga para pejabat di Istana Kepresidenan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bahkan mengaku terkejut saat pertama kali mendengar isu liarnya pergantian posisi kabinet fiskal tersebut di hadapan media.

"Loh (isu) dari mana itu? Nggak ada, nggak ada," balas Prasetyo, seperti dikutip dari YouTube Kompas TV.

Prasetyo menambahkan bahwa pemerintah saat ini sama sekali tidak memiliki agenda melakukan perombakan operasional di sektor bendahara negara.

“Saya kira tadi sore juga sudah disampaikan oleh beliau. Tidak ada, tidak ada rencana pergantian,” terang Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 4 Juni 2026.

“Justru yang sekarang kita perlukan adalah saling koordinasi yang keras, yang intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan tentu di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,” ucap Prasetyo.

“Jadi, belum ada rencana ini,” pungkasnya.

"Reshuffle? Belum ada, belum ada reshuffle," tegasnya.

Senada dengan Mensesneg, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa juga langsung membantah narasi yang menyebut dirinya akan menanggalkan jabatannya atau bergeser menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI).

“Enggak benar lah,” ujar Purbaya saat dikonfirmasi wartawan.

Hingga saat ini, Purbaya masih aktif menjalankan tugas kenegaraan, termasuk menghadiri sidang paripurna pengesahan revisi UU P2SK di DPR RI dan memimpin konferensi pers realisasi APBN KiTa.

Baca Juga: Ada Pajero Mini, Mitsubishi Siapkan 13 Model Pajero Baru Tahun Ini, SUV Andalan Warga Bakal Beralih ke Segmen Kei Car?

Profil dan Rekam Jejak Mentereng Chatib Basri

Meskipun kabar pergantian tersebut telah dibantah tegas, sosok Chatib Basri yang terseret dalam pusaran isu tetap menarik perhatian luas.

Lahir pada 22 Agustus 1965, pria berdarah perantau Minangkabau ini merupakan putra dari Chairul Basri dan keponakan dari sastrawan legendaris Asrul Sani.

Uniknya, saat muda Chatib lebih condong pada seni teater bersama Teater Cradda di Taman Ismail Marzuki (TIM) sebelum akhirnya beralih menekuni bidang ekonomi.

Latar belakang akademis dan karier profesional Chatib Basri di kancah nasional maupun global diakui sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia:

Pendidikan Akademis:
  • Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI): Meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) pada tahun 1992.

  • Australian National University (ANU), Australia: Meraih gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.) pada 1996 dan gelar Doktor (Ph.D.) di bidang Ekonomi pada tahun 2001. Ia kini menyandang gelar kehormatan Thee Kian Wie Distinguished Visiting Professor di ANU.

Baca Juga: Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar AVC Nations Cup 2026

Jabatan Strategis di Pemerintahan:
  • Kepala BKPM (2012–2013): Ditunjuk Presiden SBY untuk mendongkrak realisasi investasi nasional.

  • Menteri Keuangan RI ke-28 (2013–2014): Mengawal kebijakan fiskal Indonesia di tengah guncangan ekonomi global makro.

  • Dewan Ekonomi Nasional (2024): Kembali dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat tim pemikir ekonomi negara, dilantik pada 5 November 2024.

Di luar itu, ia pernah menjabat sebagai Penasihat di Kemenko Perekonomian (2004–2005), Kepala LPEM-FEUI (2004–2009), Deputi Menkeu untuk G-20 (2006–2010), serta Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional (2010–2012).

Kiprah Internasional dan Sektor Korporasi

Reputasi global Chatib Basri dibuktikan dengan keterlibatannya di berbagai forum penting dunia. Ia dipercaya mengemban posisi sebagai Co-Chair Pandemic Fund, anggota Climate Overshoot Commission, dan lembaga penasihat penting lainnya.

Mantan menteri keuangan di era kepemimpinan Presiden SBY ini merupukan anggota aktif Dewan Penasehat World Bank untuk Gender dan Pembangunan.

Ia juga tercatat aktif sebagai Ash Centre Senior Fellow di Harvard Kennedy School (2015–2016), serta menjadi konsultan ahli bagi IMF, ADB, OECD, USAID, AUSAID, hingga UNCTAD.

Di sektor korporasi besar, kepercayaan pasar terhadap integritas teknokrat ini membawanya menduduki jabatan puncak sebagai Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sejak tahun 2020 dan Presiden Komisaris PT XL Axiata Tbk sejak tahun 2016, setelah sebelumnya sempat memperkuat jajaran dewan komisaris di PT Astra International dan PT Indika Energy. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Chatib Basri #mensesneg #menkeu #Purbaya