5 Inovasi Ramah Lingkungan PT KAI, dari Face Recognition hingga Kereta Hemat Energi

SOLOBALAPAN.COM - Transportasi berkelanjutan menjadi salah satu fokus dalam pengembangan sektor perkeretaapian di Indonesia.
Sebagai moda transportasi massal, kereta api dinilai lebih efisien dalam penggunaan energi dan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.
Untuk mendukung upaya tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menghadirkan berbagai inovasi ramah lingkungan dalam operasional maupun pelayanan kepada masyarakat.
Dikutip dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan Face Recognition Boarding Gate di sejumlah stasiun.
Teknologi ini memungkinkan penumpang melakukan proses boarding tanpa mencetak boarding pass, sehingga mampu mengurangi penggunaan kertas sekaligus mendukung konsep pelayanan yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, PT KAI juga mengembangkan layanan digital melalui aplikasi Access by KAI.
Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat memesan tiket, melakukan perubahan jadwal, hingga memperoleh informasi perjalanan secara daring tanpa perlu menggunakan dokumen cetak.
Digitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi limbah kertas sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.
Di bidang sarana, PT KAI mulai mengoperasikan Kereta Stainless Steel New Generation yang memiliki bodi lebih tahan korosi dan usia pakai yang lebih panjang.
Penggunaan material stainless steel membuat kebutuhan perawatan menjadi lebih efisien, sekaligus meningkatkan keandalan armada dalam jangka panjang.



