SOLOBALAPAN.COM - Zara, putri kedua dari mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sempat menjadi sasaran hujatan publik setelah memutuskan untuk melepas hijab.
Keputusan itu memicu pro dan kontra di media sosial hingga dirinya banyak mendapat kecaman.
Banyak warganet kala itu mempertanyakan alasannya, bahkan menilai langkah tersebut sebagai bentuk pemberontakan atau pengaruh gaya hidup.
Baca Juga: Polres Sukoharjo Ungkap Peredaran 50,22 Gram Sabu, Residivis Kembali Ditangkap
Namun, dalam beberapa hari terakhir, sudut pandang publik mulai berubah drastis.
Hal ini terjadi setelah munculnya pengakuan dari seorang model dewasa bernama Lisa Mariana Presley, yang mengaku pernah menjalin hubungan gelap dengan Ridwan Kamil.
Lisa bahkan mengklaim bahwa dirinya hamil akibat hubungan tersebut dan menyertakan tangkapan layar percakapan pribadi.
"Awalnya setiap hari dia yang mengejar-ngejar lewat chat. Tapi begitu tahu aku hamil, jadi slow response," tulis Lisa di akun Instagram-nya, dikutip Kamis (27/3/2025).
Dalam unggahan lainnya, Lisa membagikan momen saat ia mengaku mengalami kontraksi dan menghubungi Ridwan Kamil untuk meminta pertolongan.
“Kalau di DM biasa aja, tapi di Telegram manis banget… Bikin muak! Ini chat saat aku lagi kesakitan, mungkin kontraksi waktu itu,” tulisnya lagi.
Pernyataan ini mengejutkan publik dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Banyak warganet yang kemudian mengaitkan isu ini dengan keputusan Zara untuk melepas hijabnya.
Kini, alih-alih menghujat, banyak yang justru menunjukkan empati dan dukungan terhadap Zara.
"Zara, peluk jauh untukmu. Ternyata lukamu tidak main-main," tulis akun @amilatunnasibahnawawi.
"Gak salah kamu buka hijab, ternyata gara-gara bapakmu ya?" ujar akun @aleenss__.
"Netizen sekarang coba dipikir, pada paham kan kenapa anak perempuannya tiba-tiba lepas hijab. Bisa jadi itu bentuk kekecewaannya terhadap orang tuanya. Memang gak bisa dibenarkan, tapi ya kita gak pernah tau sekuat apa mental seseorang. Jangan menghakimi anaknya," kata akun @clean_8621.
Meski belum ada tanggapan resmi dari Ridwan Kamil maupun keluarganya mengenai isu ini, reaksi publik menunjukkan bahwa setiap keputusan seseorang sering kali punya latar belakang yang tidak diketahui khalayak.
Kisah ini pun menjadi pengingat bahwa empati dan pemahaman jauh lebih dibutuhkan ketimbang penghakiman.