SOLOBALAPAN.COM - Nama Rifqi Rafsanjani belakangan menjadi viral di media sosial setelah mantan pacarnya, yang menggunakan akun Instagram @meysinputri_, mengungkap bahwa dirinya menjadi korban penganiayaan dan penyalahgunaan identitas oleh Rifqi yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Pandeglang.
Dalam unggahannya pada Rabu (26/3/2025), Meysi membuat pengakuan mengejutkan yang mengungkap bahwa selama menjalin hubungan asmara dengan Rifqi Rafsanjani, dirinya kerap mengalami berbagai bentuk kekerasan.
Yang paling mengejutkan, identitas pribadinya juga disalahgunakan untuk mengajukan pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
“Teman-teman mohon maaf, bukan bermaksud untuk menjatuhkan atau mencoreng jabatan, tapi ini udah keterlaluan,” lanjutnya.
Menurut Meysi, dirinya tiba-tiba menerima berbagai pesan dari penagih utang yang meminta pembayaran pinjaman atas namanya, padahal ia sama sekali tidak pernah mengajukan pinjaman tersebut.
Bukti-bukti berupa tangkapan layar percakapan dengan penagih pinjol serta foto luka akibat penganiayaan pun turut ia bagikan.
“Anggota Dewan/DP*RD di Kabupaten Pandeglang, tepatnya Kecamatan Bojong, atas nama RR sudah keterlaluan melakukan hal yang tidak pantas dicontoh sebagai wakil rakyat,” tambah Meysi dalam unggahan tersebut.
Lantas banyak yang penasaran dengan sosok Rifqi.
Kini menjabat sebagai anggota DPRD Pandeglang, siapa partai yang mengusung sosok Rifqi?
Rifqi Rafsanjani diketahui merupakan anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nomor urut 8 saat pemilihan lalu.
Ia tercatat masih sangat muda, yakni berusia 23 tahun.
Kasus ini semakin memanas setelah netizen ramai-ramai melaporkan kejadian tersebut ke PKS pusat.
Sebuah unggahan dari akun X @blankdocument_ menunjukkan tangkapan layar laporan via WhatsApp ke nomor Humas Fraksi PKS DPR RI, yang mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah diterima.
"Semoga segera selesai. Saya bantu coba colek Partai Pusatnya, ya. Laporannya sudah diterima," tulis akun tersebut.
Hingga kini, baik Rifqi Rafsanjani, DPRD Pandeglang, maupun PKS belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. (lz)