SOLOBALAPAN.COM - Mendengar nama Pis Degan, sebagian orang mungkin langsung membayangkan minuman kelapa muda. Namun, jajanan tradisional yang satu ini justru hadir dalam bentuk kudapan yang dikukus.
Pis Degan dikenal pula dengan sebutan Pis Roti atau Pis Kopyor. Namanya merujuk pada penggunaan degan atau kelapa muda sebagai salah satu bahan utamanya.
Baca Juga: Bakal Lepas Status Duda! Andre Taulany dan Amanda Rigby Akan Segera Menikah, KUA Beberkan Faktanya
Dalam beberapa versi, jajanan ini dibuat dari roti tawar, kelapa muda, santan, dan pisang. Komposisinya bisa berbeda sesuai resep yang digunakan.
Roti tawar menjadi salah satu bagian yang membuat Pis Degan berbeda dari olahan pisang pada umumnya. Teksturnya berubah setelah dikukus dan menyerap rasa gurih dari santan.
Kelapa muda juga bukan sekadar pelengkap. Serat kelapanya memberikan tekstur yang terasa saat kudapan disantap.
Sementara itu, santan memberikan rasa gurih yang berpadu dengan manisnya bahan-bahan di dalamnya. Karena tidak melalui proses penggorengan, karakter Pis Degan pun berbeda dari pisang goreng atau jajanan sejenis.
Cara pengolahannya juga menjadi bagian menarik dari jajanan ini. Versi tradisionalnya biasanya dibungkus menggunakan daun pisang sebelum dikukus.
Daun pisang membuat bentuk Pis Degan terlihat sederhana. Setelah matang, bungkus tersebut juga memberikan aroma khas yang melekat pada kudapan.
Bentuknya memang tidak jauh dari jajanan kukus lainnya. Namun, isian roti, kelapa muda, serta bahan tambahan seperti pisang membuatnya memiliki karakter tersendiri.
Di Solo dan sejumlah wilayah Jawa Tengah, Pis Degan dikenal sebagai salah satu jajanan tradisional. Kudapan ini juga kerap dijumpai sebagai pilihan takjil.
Nama “degan” pada Pis Degan pun menjadi salah satu hal yang menarik. Istilah tersebut bukan menunjukkan jenis minuman, melainkan merujuk pada kelapa muda yang digunakan dalam olahannya.
Karena itu, Pis Degan memiliki karakter yang cukup berbeda jika dibandingkan dengan jajanan berbahan pisang lainnya. Kelapa muda dan santan menjadi bagian penting yang membuat rasanya tidak sekadar manis.
Baca Juga: “Mindfulness” Lagi Ramai Dibahas usai Konten Maudy Ayunda Dikritik, Sebenarnya Apa Artinya?
Keberadaan roti tawar juga membuat teksturnya lebih padat. Ketika disantap bersama kelapa muda dan santan, kudapan ini menghadirkan rasa gurih, manis, sekaligus lembut.
Meski kini banyak jajanan tradisional tampil dalam berbagai variasi, Pis Degan tetap menarik karena namanya cukup mudah membuat orang salah menebak. Bukan minuman kelapa muda, melainkan kudapan kukus dengan isian yang cukup beragam. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : Berbagai Sumber, solobalapan.com