SOLOBALAPAN.COM - Perjalanan dari Osaka ke Sapporo sekarang bisa dilakukan dengan pesawat dalam waktu yang jauh lebih singkat. Namun, dulu ada cara yang jauh lebih santai untuk menempuh jarak antara Pulau Honshu dan Hokkaido, yaitu naik kereta malam.
Salah satu yang paling terkenal adalah Twilight Express, kereta tidur mewah milik JR West yang pernah menjadi bagian dari perjalanan panjang Jepang selama lebih dari dua dekade.
Twilight Express mulai beroperasi pada 1989, tidak lama setelah Terowongan Seikan yang menghubungkan Honshu dan Hokkaido dibuka.
Kereta ini melayani perjalanan antara Osaka dan Sapporo dengan jarak sekitar 1.500 kilometer. Dalam sekali perjalanan, penumpang bisa menghabiskan waktu sekitar 22–23 jam di dalam kereta.
Karena perjalanan berlangsung hampir sehari penuh, Twilight Express memang dibuat bukan sekadar sebagai kereta untuk tidur.
Kereta ini menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih mewah, lengkap dengan kamar tidur, gerbong makan, dan salon tempat penumpang bisa duduk sambil menikmati perjalanan.
Baca Juga: Self-Care Tak Harus Mahal, Bisa Dimulai dari Cara Kita Bicara pada Diri Sendiri
Rangkaian Twilight Express terdiri dari beberapa jenis akomodasi. Ada kamar pribadi kelas A, kamar pribadi kelas B, hingga tempat tidur kelas B.
Di dalam rangkaiannya juga terdapat salon dan gerbong makan. Dalam konfigurasi lengkapnya, satu rangkaian memiliki 11 gerbong dengan kapasitas sekitar 130 penumpang.
Salah satu daya tarik terbesar Twilight Express justru ada pada rutenya. Kereta ini berjalan dari Osaka menuju utara melalui jalur di sepanjang Laut Jepang sebelum akhirnya memasuki Hokkaido.
Penumpang bisa melihat perubahan pemandangan dari kawasan perkotaan, pesisir, pegunungan, hingga lanskap Hokkaido sepanjang perjalanan.
Perjalanan tersebut juga membuat Twilight Express terasa berbeda dari kereta malam biasa. Penumpang tidak hanya naik pada malam hari lalu bangun ketika sudah sampai tujuan.
Ada bagian perjalanan yang justru menarik untuk dinikmati dari jendela kereta, terutama ketika rangkaian melintas di kawasan pesisir dan melewati pemandangan alam Jepang.
Nama “Twilight” sendiri terasa cocok dengan konsep perjalanan tersebut. Salah satu momen yang banyak dinantikan penumpang adalah ketika kereta berjalan menjelang matahari terbenam.
Setelah itu, perjalanan berlanjut sepanjang malam sebelum akhirnya memasuki Hokkaido dan menuju Sapporo.
Twilight Express juga punya perjalanan yang cukup panjang dalam sejarahnya. Layanan ini mulai beroperasi pada 1989 dan selama sekitar 26 tahun membawa kurang lebih 1,16 juta penumpang.
Pada 1990 dan 1991, rangkaiannya bahkan terus dikembangkan dengan penambahan gerbong dan formasi baru agar bisa melayani lebih banyak perjalanan.
Baca Juga: Suara Ikonik Optimus Prime Tinggal Kenangan, Peter Cullen Wariskan Karakter Legendaris Transformers
Namun, perjalanan Twilight Express akhirnya harus berakhir. JR West mengumumkan bahwa layanan Osaka–Sapporo akan dihentikan pada musim semi 2015 karena usia kendaraan yang sudah semakin tua. Pengumuman tersebut juga berkaitan dengan persiapan dibukanya Hokkaido Shinkansen.
Perjalanan terakhir Twilight Express sebagai layanan Osaka–Sapporo berlangsung pada 12 Maret 2015.
Kereta berangkat dari Osaka dan Sapporo pada hari yang sama, lalu tiba di tujuan masing-masing pada 13 Maret. Setelah 26 tahun beroperasi, salah satu kereta malam paling terkenal di Jepang itu akhirnya berhenti melayani rute tersebut.
Meski begitu, kisah Twilight Express belum langsung selesai. Setelah layanan regulernya berakhir, beberapa rangkaiannya masih digunakan untuk perjalanan khusus bernama “Special Twilight Express”. Layanan ini membawa penumpang dalam perjalanan wisata dengan rute berbeda, termasuk perjalanan Osaka–Shimonoseki.
Layanan khusus tersebut akhirnya berakhir pada 2016. Setelah itu, nama Twilight Express kembali hadir melalui Twilight Express Mizukaze, kereta wisata mewah baru milik JR West yang mulai beroperasi pada 2017 dan membawa tradisi Twilight Express ke generasi berikutnya.
Menariknya, Twilight Express bukanlah kereta tercepat di Jepang. Justru sebaliknya, perjalanan yang panjang menjadi bagian dari daya tariknya.
Baca Juga: Air Lemon dan Tren Hidup Sehat, Benarkah Bisa Membantu Mengecilkan Perut?
Ketika kereta cepat seperti Shinkansen menawarkan cara tercepat untuk berpindah dari satu kota ke kota lain, Twilight Express menawarkan pengalaman yang berbeda: naik kereta, makan malam di perjalanan, tidur di dalam gerbong, lalu bangun ketika pemandangan di luar jendela sudah berubah.
Itulah yang membuat Twilight Express punya tempat khusus dalam sejarah perkeretaapian Jepang.
Kereta ini menunjukkan bahwa perjalanan jauh tidak selalu harus dilakukan secepat mungkin. Kadang, perjalanan selama hampir 24 jam justru menjadi bagian paling menarik dari sebuah perjalanan.
Selama lebih dari dua dekade, Twilight Express membawa penumpang menempuh sekitar 1.500 kilometer dari Osaka ke Sapporo.
Kini kereta aslinya memang sudah tidak beroperasi lagi, tetapi pengalaman perjalanan mewah dengan kereta malam yang pernah ditawarkannya masih menjadi bagian dari sejarah perjalanan kereta Jepang. (Luthfiana Sekar)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : JR West, JR Hokkaido