Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WhatsApp Punya AI yang Bisa Balas Chat Pelanggan 24 Jam, Begini Cara Kerjanya

I
Penulis: Inayah Choirunisa❯
Pemanfaatan AI Agent di WhatsApp memungkinkan bisnis melayani pelanggan 24 jam nonstop. (AI Generated)
Pemanfaatan AI Agent di WhatsApp memungkinkan bisnis melayani pelanggan 24 jam nonstop. (AI Generated)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Pelaku usaha kini tak harus selalu menunggu admin membalas pesan pelanggan di WhatsApp. Teknologi kecerdasan buatan (AI) memungkinkan percakapan dengan pelanggan ditangani secara otomatis, mulai dari menjawab pertanyaan hingga membantu proses pemesanan.

Perkembangan ini hadir melalui AI Agent, teknologi yang dirancang untuk memahami percakapan dan menjalankan tugas tertentu berdasarkan informasi serta aturan yang diberikan bisnis. Di WhatsApp, teknologi tersebut mulai digunakan untuk membuat layanan pelanggan dapat berjalan sepanjang waktu.

Pada 2 September 2026, platform AI dari Neobiz menghadirkan agen bernama Neo. Agen tersebut dapat membantu pelaku usaha menangani berbagai aktivitas melalui percakapan WhatsApp, termasuk membuat janji temu, menerima pesanan, mengirim pengingat, hingga meminta pembayaran.

Bisa Balas Chat Pelanggan 24 Jam

Secara sederhana, AI Agent bekerja seperti asisten virtual untuk bisnis. Ketika pelanggan mengirim pertanyaan melalui WhatsApp, sistem akan membaca pesan, memahami konteksnya, kemudian memberikan jawaban berdasarkan data yang telah disiapkan.

Advertisement

Teknologi serupa juga telah digunakan dalam layanan WhatsApp AI Agent. Sistem dapat menangani pertanyaan mengenai produk, harga, promo, pemesanan, hingga pertanyaan umum tanpa harus selalu menunggu respons dari staf manusia.

Keuntungannya, pelanggan tetap bisa mendapatkan respons meski mengirim pesan di luar jam operasional. AI juga dapat menangani banyak percakapan dalam waktu bersamaan sehingga pesan tidak menumpuk ketika jumlah pelanggan sedang tinggi.

Bukan Sekadar Chatbot

AI Agent berbeda dari chatbot sederhana yang biasanya bekerja berdasarkan pilihan menu atau kata kunci tertentu. AI Agent dirancang untuk memahami konteks percakapan sehingga responsnya dapat disesuaikan dengan pertanyaan pelanggan.

Misalnya, pelanggan restoran tidak hanya bertanya, “Ada menu ayam?” tetapi melanjutkan dengan pertanyaan mengenai harga atau ketersediaan. Sistem dapat mengikuti alur percakapan tersebut selama informasi yang dibutuhkan tersedia dalam basis pengetahuannya.

Untuk bisnis, informasi seperti katalog produk, harga, kebijakan, promo, dan pertanyaan yang sering diajukan dapat dimasukkan sebagai knowledge base. Instruksi mengenai gaya komunikasi AI juga dapat diatur melalui prompt.

Bisa Bantu Pesanan hingga Pembayaran

Penggunaan AI Agent juga mulai melampaui fungsi menjawab pertanyaan. Pada platform Neo milik Neobiz, misalnya, AI dapat mengecek jadwal, membuat pemesanan atau janji temu, mengirim pengingat, hingga meminta pembayaran. Jika permintaan membutuhkan keputusan manusia, percakapan dapat dialihkan kepada staf dengan tetap membawa konteks percakapan sebelumnya.

Advertisement
Editor : Inayah Choirunisa

Artikel Terkait

VALORANT Patch 13.05 Dirilis, Usung Pick’Ems Champions Shanghai dan Penalti Stream Sniping

VALORANT Patch 13.05 Dirilis, Usung Pick’Ems Champions Shanghai dan Penalti Stream Sniping

VALORANT Patch 13.05 resmi dirilis dengan sejumlah pembaruan jelang Champions Shanghai. Riot Games menghadirkan kembali Pick’Ems, memberi penalti stream sniping, serta menyiapkan perubahan sistem Agent Gear.

Toronto Union Station: Bertemunya Sejarah, Arsitektur Megah, dan Transportasi Modern

Toronto Union Station: Bertemunya Sejarah, Arsitektur Megah, dan Transportasi Modern

Toronto Union Station sudah menjadi bagian dari kota sejak abad ke-19. Kini, stasiun ini menjadi salah satu pusat transportasi penting Toronto yang menghubungkan kereta komuter, antarkota, dan subway.

Toy Story 5 Jadi Sorotan, Angkat Konflik Mainan Klasik vs Teknologi Modern

Toy Story 5 Jadi Sorotan, Angkat Konflik Mainan Klasik vs Teknologi Modern

Disney dan Pixar kembali menghidupkan franchise legendaris lewat Toy Story 5. Kembalinya Woody dan Buzz sukses membangkitkan nostalgia para penggemar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer