Self-Care Tak Harus Mahal, Bisa Dimulai dari Cara Kita Bicara pada Diri Sendiri


SOLOBALAPAN.COM – Satu kesalahan kecil kadang bisa membuat seseorang lupa pada banyak hal yang sudah dikerjakan dengan baik. Pekerjaan yang selesai, tugas yang berhasil dituntaskan, atau target yang tercapai seolah tidak berarti ketika pikiran terus terpaku pada satu hal yang berjalan keliru.
Situasi seperti ini cukup akrab dalam keseharian. Bukan hanya kejadian yang membuat lelah, tetapi juga suara di dalam kepala yang terus mengulang kesalahan yang sama.
Self-care selama ini lebih sering dibayangkan lewat sesuatu yang bisa dilakukan untuk memanjakan diri.
Membeli skincare, pergi ke salon, menikmati makanan favorit, atau mengambil waktu untuk berlibur menjadi beberapa pilihan yang umum dilakukan.
Semua itu sah saja. Hanya saja, merawat diri sebenarnya tidak berhenti pada apa yang kita lakukan untuk tubuh.
Ada bagian lain yang sering luput diperhatikan, yaitu bagaimana kita berbicara kepada diri sendiri saat sedang kecewa, gagal, atau merasa tidak cukup baik.
Self-Care Bukan Sekadar Memanjakan Diri
Merawat diri tidak harus selalu hadir dalam bentuk aktivitas yang menyenangkan. Ada kalanya self-care justru berarti berhenti sejenak ketika tubuh sudah lelah, menolak sesuatu yang memang tidak sanggup dilakukan, atau memberi ruang bagi diri sendiri untuk beristirahat.
Persoalannya, banyak orang justru merasa bersalah ketika melakukan hal-hal tersebut. Waktu untuk istirahat dianggap tidak produktif, sementara kegagalan kecil bisa langsung diterjemahkan sebagai tanda bahwa diri sendiri tidak cukup mampu.
Baca Juga: Tepis Rumor Keretakan Rumah Tangga, Siti Badriah dan Krisjiana Pamer Kemesraan Saat Liburan Berdua d
Di titik inilah cara seseorang berbicara kepada dirinya sendiri menjadi penting. Sebab, perlakuan kepada diri tidak hanya terlihat dari apa yang dilakukan di luar, tetapi juga dari kalimat yang muncul ketika tidak ada orang lain yang mendengarnya.



