Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Benarkah Uni Eropa Wajibkan Baterai HP Bisa Dilepas di 2027? Cek Fakta di Balik Aturan Baterai Portabel

Didi Agung Eko Purnomo • Minggu, 26 April 2026 | 13:41 WIB
Ilustrasi baterai HP habis saat mudik. (FREEPIK)
Ilustrasi baterai HP. (FREEPIK)

SOLOBALAPAN, TEKNOLOGI — Kabar mengenai regulator Uni Eropa yang mewajibkan produsen ponsel pintar seperti Samsung, Apple, hingga Xiaomi untuk menggunakan baterai yang bisa dilepas pasang kembali mencuat.

Banyak laporan menyebutkan bahwa produsen harus mendesain ulang perangkat mereka pada tahun 2027 agar baterainya bisa diganti sendiri oleh pengguna seperti di era Galaxy S5.

Namun, terdapat miskonsepsi dalam memahami aturan tersebut.

Faktanya, aturan yang tertuang dalam Peraturan (EU) 2023/1542 tersebut merujuk pada kategori 'baterai portabel', bukan kewajiban untuk kembali ke desain ponsel dengan backcase plastik yang bisa dicopot dengan tangan kosong.

Baca Juga: Cari HP Rp2 Jutaan Terbaik? Ini 5 Rekomendasi dengan Kamera 50MP, Baterai Jumbo, dan Fitur Premium

Definisi Baterai yang "Mudah Dilepas"

Berdasarkan Pasal 11 peraturan tersebut, sebuah baterai portabel dianggap mudah dilepas jika pengguna dapat mengeluarkannya dari produk menggunakan alat-alat yang tersedia secara komersial di pasar.

Produsen dilarang menggunakan alat khusus (kecuali disediakan gratis dalam kotak), energi termal (seperti pemanas/heat gun), atau pelarut kimia untuk membongkar produk.

Artinya, Uni Eropa tidak mewajibkan desain ponsel menjadi jadul.

Fokus utamanya adalah memastikan baterai tidak "mati" bersama perangkatnya hanya karena lem atau perekat yang terlalu kuat sehingga mustahil diganti oleh orang awam tanpa merusak komponen lain.

Langkah Samsung Menuju Standar 2027

Mengutip laporan dari Sam Mobile, Samsung sebenarnya sudah mulai memenuhi persyaratan ini.

Pada model-model terbaru, raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut telah menggunakan kantung baterai (battery pouches) dengan pull-tab khusus, alih-alih perekat permanen yang sangat kuat.

Di masa depan, vendor HP diprediksi akan melakukan penyesuaian seperti:

Menggunakan panel belakang yang lebih kokoh namun mudah dibuka.

Menyediakan panduan perbaikan yang lebih jelas bagi konsumen.

Menyertakan alat pembuka sederhana dalam paket penjualan.

Bukan Berarti Kembali ke Desain Galaxy S5

Penting untuk digarisbawahi bahwa aturan ini tidak akan menghilangkan fitur ketahanan air (water resistance) atau desain premium berbahan kaca/logam yang saat ini menjadi tren.

 Kemungkinan besar, era panel belakang yang bisa dicopot-pasang secara instan seperti ponsel satu dekade lalu tidak akan kembali.

Yang akan terjadi adalah kemudahan akses. Pengguna tetap membutuhkan alat bantu sederhana untuk membuka ponsel, namun mereka tidak akan lagi dihalangi oleh penggunaan lem industri yang ekstrem.

Hal ini bertujuan untuk memperpanjang masa pakai perangkat dan mengurangi limbah elektronik secara global.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#uni eropa #2027 #baterai hp