Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Energi di Langit Malam: Mengupas Kaitan Bulan dengan Sihir, Ritual, dan Kepercayaan Dewi Kuno

Damianus Bram • Senin, 6 Oktober 2025 | 20:11 WIB
Ilustrasib gerhana bulan total pada 14 Maret 2025.
Ilustrasib gerhana bulan total pada 14 Maret 2025.

SOLOBALAPAN.COM – Benda langit selalu menyimpan misteri yang belum terpecahkan. Berawal dari misteri tersebut, benda-benda langit sering dikaitkan dengan hal-hal supranatural dan gaib.

Salah satunya adalah Bulan, benda langit yang selalu menyinari ketika malam tiba dan sangat erat dikaitkan dengan kekuatan mistis.

Kekuatan Magis dan Fase Bulan dalam Ritual

Dilansir dari thewitchespath.com, energi Bulan adalah elemen krusial yang sering digunakan oleh para praktisi spiritual atau penyihir.

Energi ini dimanfaatkan untuk menciptakan resep tertentu, jenis mantra, atau ritual dengan berbagai niat.

Cara seseorang bekerja dengan energi Bulan bersifat pribadi dan unik, namun harus selalu mengikuti fase-fase bulan yang terus berubah.

Sifat Bulan yang berubah (dari Bulan Baru, Bulan Sabit, hingga Bulan Purnama) diyakini merepresentasikan siklus kehidupan dan energi:

Dimensi Kepercayaan Kuno: Bulan sebagai Dewi

Baca Juga: Sepekan Pasca Roboh: Korban Meninggal Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Capai 54 Jiwa, Tragedi Terbesar Tahun 2025

Jauh sebelum praktik sihir modern, banyak peradaban kuno meyakini bahwa Bulan adalah dewi, atau setidaknya dikendalikan oleh dewi.

Dimensi keagamaan yang sudah merangkul Bulan ini membuat kekuatan gaib yang melekat padanya semakin berkembang.

Contoh kepercayaan kuno yang mengaitkan Bulan dengan dewi:

Bulan dan Daya Tarik Psikologis

Terlepas dari dimensi mistis dan spiritualnya, Bulan juga memiliki daya tarik visual dan psikologis yang kuat.

Cahayanya yang menonjol di kegelapan malam membuat banyak manusia merasa Bulan adalah hal terindah yang bisa dilihat.

Orang yang memiliki perasaan keterikatan mendalam terhadap Bulan disebut Selenophile, yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti "pecinta bulan".

Pada akhirnya, terlepas dari kepercayaan akan energi sihir, Bulan tetap menjadi salah satu benda langit yang memiliki keindahan tersendiri dan terus menginspirasi manusia. (mg1/dam)

Kartu spesial AFC Asian Qualifiers.
Kartu spesial AFC Asian Qualifiers.
Editor : Damianus Bram
#luna #selene #bulan #dewi bulan