SOLOBALAPAN.COM – Sirkuit MotorLand Aragon bisa menjadi tempat yang tepat bagi Marc Marquez untuk mengakhiri hasil kurang memuaskan pada seri sebelumnya di Silverstone.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu akan menghadapi MotoGP Aragon 2026 dengan modal sejarah yang sangat kuat. MotorLand Aragon memang menjadi salah satu trek favorit Marc Marquez sejak tampil di kelas utama MotoGP.
Marc tercatat telah meraih tujuh kemenangan di Aragon sejak promosi ke kelas MotoGP pada 2013. Karakter sirkuit yang memiliki sejumlah tikungan ke kiri dinilai sesuai dengan gaya balap pembalap asal Spanyol tersebut.
Selain itu, karakter lintasan yang mengandalkan pengereman keras dan akselerasi cepat atau dikenal dengan gaya stop-and-go juga memungkinkan Marc memaksimalkan keunggulannya.
Baca Juga: Demo DPR Berujung Kisruh! Massa AMPB Sudah Bubar, Pos Polisi di Pejompongan Dibakar Massa Susupan
Kesempatan tampil di depan publik sendiri pun menjadi momentum penting bagi Marc untuk bangkit setelah hanya finis di posisi ketujuh dalam Grand Prix Inggris di Silverstone.
Hasil tersebut membuat Marc kehilangan poin penting dalam persaingan papan atas klasemen. Setelah GP Inggris, Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan 240 poin, disusul Marco Bezzecchi dengan 209 poin, Ai Ogura 203 poin, dan Marc Marquez di posisi keempat dengan 200 poin.
Dengan absennya Ai Ogura pada MotoGP Aragon akibat cedera tangan, Marc memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya dalam klasemen sementara.
Marc tentu berharap karakter MotorLand Aragon mampu membantunya kembali tampil kompetitif dalam persaingan menuju podium.
Aprilia Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Namun, misi Marc Marquez untuk bangkit tidak akan mudah. Aprilia justru datang ke Aragon dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan performa luar biasa pada seri sebelumnya di Silverstone.
Pada sesi Sprint MotoGP Inggris, Aprilia bahkan mencatatkan hasil bersejarah dengan menguasai tiga posisi teratas. Jorge Martin keluar sebagai pemenang, diikuti Ai Ogura dan Marco Bezzecchi.
Dominasi Aprilia berlanjut pada balapan utama. Raul Fernandez membawa Trackhouse Aprilia meraih kemenangan, sementara Jorge Martin dan Marco Bezzecchi melengkapi podium untuk menciptakan hasil 1-2-3 bagi motor Aprilia di Silverstone.
Hasil tersebut membuat MotoGP Aragon menjadi ujian penting bagi konsistensi Aprilia. Pabrikan asal Noale itu kini tidak hanya memiliki satu pembalap yang mampu bersaing di papan atas.
Jorge Martin masih memimpin klasemen, sementara Bezzecchi menjadi pesaing terdekatnya. Raul Fernandez juga datang dengan motivasi tinggi setelah meraih kemenangan perdananya musim ini di Silverstone.
Bezzecchi Belum Pulih Sepenuhnya
Marco Bezzecchi menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan di Aragon. Pembalap Italia tersebut tampil impresif di Silverstone meski masih dalam proses pemulihan dari cedera.
Baca Juga: Terjebak Standar Sempurna Media Sosial, Generasi Z Hadapi Tantangan Penurunan Self-Esteem
Bezzecchi mampu finis ketiga pada balapan utama GP Inggris setelah sebelumnya juga merebut podium ketiga pada sesi Sprint. Hasil itu membawanya naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 209 poin.
Meski demikian, kondisi fisiknya masih menjadi perhatian. Bezzecchi sebelumnya menjalani pemulihan setelah mengalami masalah cedera dan tetap harus menghadapi tuntutan fisik tinggi dalam jadwal MotoGP.
Di sisi lain, Aragon juga akan menjadi panggung penting bagi Marc Marquez untuk membuktikan bahwa hasil buruk di Silverstone hanyalah sebuah anomali.
Dengan sejarah tujuh kemenangan di MotorLand Aragon dan karakter lintasan yang sesuai dengan gaya balapnya, Marc memiliki alasan kuat untuk optimistis.
MotoGP Aragon 2026 akan menjadi ronde ke-13 musim ini dan digelar pada 28-30 Agustus. Persaingan dipastikan semakin menarik karena Marc Marquez memburu kebangkitan, sementara Aprilia berusaha membuktikan bahwa dominasi di Silverstone bukan sekadar kejutan satu seri. (an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com