Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Slang yang Dulu Hits di Internet, Kamu Pernah Pakai yang Mana?

I
Penulis: Inayah Choirunisa❯
Tujuh slang internet jadul seperti woles, kamseupay, hingga masbuloh pernah populer pada masanya. (AI Generated)
Tujuh slang internet jadul seperti woles, kamseupay, hingga masbuloh pernah populer pada masanya. (AI Generated)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - “Woles aja, bro.” “Cius, mi apa?” “DL, derita lo.” Kalau kalimat-kalimat tersebut masih terasa familiar, mungkin kamu pernah melewati masa ketika bahasa internet punya gaya yang sangat berbeda dari sekarang.

Sebelum istilah seperti spill, FYP, red flag, dan slay memenuhi media sosial, pengguna internet di Indonesia punya banyak slang yang terdengar unik, bahkan kadang sulit dipahami kalau belum tahu maksudnya. Beberapa di antaranya kini sudah jarang terdengar, tetapi pernah begitu populer pada masanya.

Berikut tujuh slang yang bisa bikin kamu kembali ke era internet zaman dulu.

1. Woles

“Woles” merupakan bentuk permainan kata dari “selow”, yang berasal dari pelafalan kata bahasa Inggris slow. Kata “selow” kemudian dibalik menjadi “woles”. Artinya kurang lebih santai atau tidak perlu terburu-buru.

Advertisement

Kalau ada teman yang terlalu panik, respons “woles dulu” dulu cukup populer digunakan.

2. Cius, Mi Apa?

Pernah mendengar “Cius, mi apa?” Kalimat ini merupakan plesetan dari “Serius, demi apa?” yang biasanya digunakan ketika seseorang merasa tidak percaya atau ingin memastikan sebuah informasi.

Kreativitasnya terletak pada perubahan bunyi. “Serius” menjadi “cius”, sedangkan “demi apa” berubah menjadi “mi apa”. Ada pula jawaban bercanda yang tidak kalah absurd, yaitu “cius, mi ayam”.

3. DL, Derita Lo

Kalau sekarang orang mungkin cukup membalas “yaudah”, dahulu ada “DL” yang berarti derita lo. Ungkapan ini biasanya digunakan untuk menunjukkan sikap cuek terhadap masalah atau pilihan orang lain.

Penggunaan singkatan seperti ini juga menjadi salah satu ciri bahasa slang di media sosial karena membuat kalimat panjang menjadi lebih ringkas.

4. Masbuloh

“Masbuloh?” merupakan bentuk pemendekan dari “masalah buat lo?”. Ungkapan ini digunakan ketika seseorang merasa tidak perlu memedulikan komentar atau persoalan yang dianggap bukan urusannya.

Advertisement
Editor : Inayah Choirunisa

Artikel Terkait

Dari Mana Asal Nama “Stasiun”, “Depo”, dan “Peron”? Ternyata Berasal dari Bahasa Asing

Dari Mana Asal Nama “Stasiun”, “Depo”, dan “Peron”? Ternyata Berasal dari Bahasa Asing

Stasiun, depo, dan peron menjadi istilah yang sangat akrab dalam dunia kereta api. Namun, ketiganya ternyata merupakan kata serapan yang punya sejarah dan perjalanan bahasa menarik hingga digunakan dalam bahasa Indonesia

“Dorothea” Jadi Istilah untuk Teman Lama yang Tak Lagi Dekat, Apa Maksudnya?

“Dorothea” Jadi Istilah untuk Teman Lama yang Tak Lagi Dekat, Apa Maksudnya?

Istilah Dorothea dari lagu Taylor Swift merujuk pada sosok teman lama yang kini berjarak namun kenangannya tetap berkesan. Referensi pop ini menggambarkan pertemanan yang berubah tanpa adanya rasa permusuhan.

Dari Mana Asal Nama "Sepur"? Menelusuri Sejarah Istilah Kereta Api dalam Bahasa Jawa

Dari Mana Asal Nama "Sepur"? Menelusuri Sejarah Istilah Kereta Api dalam Bahasa Jawa

Kata "sepur" merupakan istilah dalam bahasa Jawa untuk menyebut kereta api. Banyak ahli mengaitkan asal-usulnya dengan kata Belanda spoor, yang berarti rel atau jalur kereta api.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer