
SOLOBALAPAN.COM – Marc Marquez memang tampil luar biasa di MotoGP Jerman 2026 dengan menyapu bersih kemenangan sprint race dan balapan utama di Sirkuit Sachsenring. Namun, di balik hasil impresif tersebut, pembalap Ducati Lenovo Team mengaku dirinya belum sepenuhnya kembali ke performa terbaik.
The Baby Alien menegaskan proses pemulihan fisiknya masih berlangsung setelah menjalani operasi bahu kanan pada Mei lalu. Karena itu, jeda musim panas MotoGP akan dimanfaatkannya untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus menjaga peluang merebut gelar juara dunia.
Menang di Sachsenring, Selisih Poin Semakin Tipis
Dominasi Marquez di Sachsenring membuat persaingan perebutan gelar MotoGP 2026 semakin panas. Kemenangan ganda pada sprint race dan balapan utama memangkas jaraknya dengan pemuncak klasemen, Jorge Martin.
Kini, Marquez hanya tertinggal 18 poin dari Martin, sementara kompetisi masih menyisakan 11 seri hingga akhir musim.
Meski peluang juara semakin terbuka, pembalap asal Spanyol itu menilai perjuangannya masih jauh dari selesai.
"Saya berada dalam pertarungan memperebutkan gelar, tetapi comeback saya belum selesai. Saya masih tertinggal 18 poin dan musim masih menyisakan 11 balapan," ujar Marquez seperti dikutip dari GPOne.
Cedera Bahu Belum Pulih Sepenuhnya
Marquez mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya belum mencapai level ideal. Cedera bahu kanan yang dialaminya merupakan dampak kecelakaan pada MotoGP Mandalika musim lalu, sehingga memaksanya menjalani operasi beberapa bulan lalu.
Meski mampu tampil kompetitif bersama Ducati, ia masih merasakan keterbatasan saat mengendarai motor dalam kondisi tertentu.
Karena itu, jeda kompetisi selama hampir tiga pekan dianggap sebagai kesempatan berharga untuk mengembalikan kekuatan fisiknya.
Fokus Pemulihan Saat Libur Musim Panas
Setelah MotoGP Jerman, para pembalap memasuki jeda musim panas sebelum kembali berlaga di MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone pada 7–9 Agustus 2026.
Marquez mengatakan masa libur kali ini tidak hanya akan digunakan untuk beristirahat, tetapi juga menjalani program latihan khusus demi meningkatkan kondisi lengannya.
"Saya akan mencoba membuat kemajuan dengan lengan saya selama jeda musim panas. Saya tidak tahu apakah saya bisa melakukannya, tetapi saya akan bekerja keras," katanya.
Baca Juga: Suhu Gunung Merbabu Capai Minus 1 Derajat Celsius, Pendaki Diminta Waspadai Fenomena Mbediding
Lebih Bijak Mengatur Latihan
Memasuki usia 33 tahun, Marquez mengakui dirinya tak lagi bisa memaksakan tubuh seperti ketika masih muda. Pengalaman menghadapi berbagai cedera membuatnya kini lebih memahami pentingnya keseimbangan antara latihan dan pemulihan.
Ia mengaku mulai mengubah pola latihan agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi.
"Dulu saya tidak terlalu peduli dengan hari istirahat, tetapi sekarang saya harus melakukannya. Saya tidak bisa lagi berlatih keras dua hari berturut-turut," ungkap juara dunia delapan kali itu.
Persaingan Gelar Makin Ketat
Kemenangan di Sachsenring membuat persaingan klasemen MotoGP 2026 semakin menarik. Jorge Martin masih memimpin klasemen sementara dengan 208 poin, disusul Ai Ogura dengan 194 poin.
Baca Juga: Jule Makin Songong? Klaim Namanya Jadi Modal FYP TikTok, Cuek Meski Dihujat Netizen Bertubi-tubi
Marc Marquez berada di posisi ketiga dengan 190 poin, hanya terpaut 18 angka dari Martin. Di belakangnya terdapat Marco Bezzecchi (186 poin) dan Fabio Di Giannantonio (184 poin).
Dengan sebelas seri tersisa, peluang Marquez merebut gelar dunia masih terbuka lebar. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada proses pemulihan cedera yang tengah dijalaninya selama jeda MotoGP sebelum balapan kembali bergulir di Silverstone. (an)
Editor : Andi Aris Widiyanto