Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

4 Kehebatan Veda Ega Pratama Menurut Legenda MotoGP, Sampai Disebut Anomali Usai Bikin Dunia Tercengang di Moto3 2026

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 25 Mei 2026 | 18:05 WIB
Veda Ega Pratama tampil impresif di Moto3 Catalunya 2026 dengan finis kedelapan usai start dari posisi ke-20. (Instagram @veda_54)
Veda Ega Pratama tampil impresif di Moto3 Catalunya 2026 dengan finis kedelapan usai start dari posisi ke-20. (Instagram @veda_54)

SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Rider muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengguncang panggung kejuaraan dunia Moto3 musim 2026.

Tampil impresif sejak awal musim, Veda kini bertengger di posisi keenam klasemen sementara kejuaraan dunia dengan koleksi 37 poin dari empat seri pembuka.

Performa gemilang pembalap andalan Honda Team Asia ini bahkan menuai pujian khusus dari legenda MotoGP sekaligus mantan juara dunia GP250, Hiroshi Aoyama.

Aoyama tak ragu menyebut Veda sebagai rookie (pembalap debutan) paling fenomenal dan sebuah "anomali" di musim ini lantaran sanggup bersaing ketat menggunakan motor Honda di tengah gempuran dominasi motor KTM.

Mengapa Veda Ega Pratama Disebut Rookie Paling Fenomenal?

Sensasi Veda di Moto3 2026 telah mencuri perhatian sejak seri pembuka di Thailand, disusul dengan penampilannya yang konsisten di seri Brasil, Austin (Amerika Serikat), dan Jerez (Spanyol).

Baca Juga: Start Posisi 20 Tembus 8 Besar, Veda Ega Jadi Pembalap Honda Terbaik dan Dipuji Media Otomotif Eropa

Raihan 37 poin dari empat balapan tersebut membuatnya kini memimpin klasemen Rookie of the Year, mengungguli banyak debutan Eropa dan Asia yang sebelumnya lebih diunggulkan.

Ketimpangan kualitas ini semakin terlihat jelas jika membandingkan Veda dengan rekan setimnya di Honda Team Asia, Zen Mitani, yang hingga seri keempat belum mampu mendulang satu poin pun.

“Ini bukan sekadar cepat, tapi juga cerdas dalam membaca balapan,” ujar Hiroshi Aoyama saat memuji lonjakan performa pembalap muda asal Gunungkidul tersebut.

4 Keunggulan Veda Ega Pratama di Mata Legenda MotoGP

Hiroshi Aoyama membeberkan setidaknya ada empat kemampuan fundamental yang membuat kualitas Veda berada di atas rata-rata rookie lainnya di grid saat ini:

Lawan Dominasi KTM dan Proyeksi Menembus MotoGP

Tantangan terbesar Veda musim ini adalah hegemoni motor pabrikan Austria, KTM. Hal ini terbukti dari dominasi tim CF Moto Aspar (pengguna mesin KTM) yang memimpin klasemen konstruktor dengan 135 poin.

Di sisi lain, Honda Team Asia masih tertahan di peringkat keenam dengan 37 poin—yang semuanya murni disumbangkan oleh Veda seorang.

Mampu tampil garang dengan dukungan teknis yang secara hitung-hitungan berada di bawah rival utamanya membuat Veda semakin dihormati oleh pengamat balap internasional.

Ia kini diproyeksikan menjadi pembalap Indonesia pertama yang memiliki jalur paling realistis untuk menembus kelas premier MotoGP.

Banyak analis MotoGP memprediksi timeline karier gemilang Veda Ega Pratama sebagai berikut:

Kiprah Veda bukan sekadar menjadi pelengkap daftar peserta, melainkan membawa harapan baru bagi sejarah motorsport Indonesia untuk benar-benar mendobrak panggung balap motor paling elite di dunia.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#veda ega pratama #anomali #motogp #moto3