Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanaman Ini Cocok bagi Pemula yang Ingin Belajar Hidroponik

R
Penulis: Rahma Azra Calista❯
Instalasi hidroponik di Mantri Hidroponik, Kecamatan Baki, Sukoharjo. Meski terlihat mudah, budidaya hidroponik tetap membutuhkan pengetahuan dan perawatan rutin agar tanaman tumbuh optimal. (Rahma Azra Calista/Solobalapan.com)
Instalasi hidroponik di Mantri Hidroponik, Kecamatan Baki, Sukoharjo. Meski terlihat mudah, budidaya hidroponik tetap membutuhkan pengetahuan dan perawatan rutin agar tanaman tumbuh optimal. (Rahma Azra Calista/Solobalapan.com)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Hidroponik sering dipilih sebagai cara bercocok tanam karena dinilai praktis dan dapat diterapkan di lahan yang terbatas.

Namun, di balik kemudahannya, tanaman hidroponik tetap membutuhkan pengetahuan dan perhatian dalam perawatannya. Tanpa memahami dasar-dasar budidaya, pemula lebih berisiko mengalami kegagalan.

Agus Sukarno, pemilik Mantri Hidroponik di Kecamatan Baki, Sukoharjo mengatakan, kesalahan yang paling sering terjadi dalam budidaya hidroponik bukan berasal dari tanamannya, melainkan dari orang yang merawatnya. Menurutnya, banyak pemula mulai menanam sebelum memahami teknik dasar hidroponik.

"Kalau menurut saya yang paling sering salah itu petaninya. Ilmunya belum cukup, cuma dia sudah mulai neko-neko," ujar Agus Sukarno kepada Solobalapan.com, Selasa (28/7/2026).

Agus mengatakan proses trial and error merupakan hal yang wajar, terutama bagi masyarakat yang baru belajar hidroponik dan tidak memiliki latar belakang di bidang pertanian.

Advertisement

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari proses belajar hingga seseorang terbiasa merawat tanaman hidroponik.

Meski terlihat mudah, Agus mengingatkan hidroponik bukan tanaman yang bisa dibiarkan tanpa perhatian.

"Kelihatannya gampang, cuma sebenarnya kalau kita mendalami lagi, tanaman hidroponik itu minta diperhatikan," katanya.

Menurut Agus, pemilik tanaman perlu membiasakan diri mengecek kondisi hidroponik setiap hari. Nutrisi, pH, dan volume air di dalam tandon perlu dipantau secara rutin.

Selain itu, aliran air pada instalasi juga harus dipastikan tidak tersumbat agar sirkulasi tetap berjalan dengan baik. Kondisi tanaman pun perlu diperiksa sehingga ulat maupun hama lain dapat segera ditangani sebelum mengganggu pertumbuhan.

Advertisement

Artikel Terkait

Cuaca Panas Bisa Bikin Tanaman Hidroponik Stres, Ini Cara Merawatnya

Cuaca Panas Bisa Bikin Tanaman Hidroponik Stres, Ini Cara Merawatnya

Cuaca panas saat musim kemarau dapat meningkatkan suhu air hidroponik dan memicu stres pada tanaman. Perawatan rutin, seperti menjaga suhu air, mengecek pH dan nutrisi, diperlukan agar tanaman tetap tumbuh optimal.

Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini Perbedaan Tanaman Sukulen dan Kaktus

Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini Perbedaan Tanaman Sukulen dan Kaktus

Perbedaan tanaman sukulen dan kaktus yang sering dianggap sama. Ulas klasifikasi famili Cactaceae, keberadaan struktur areoles penumbuh duri, bagian organ penyimpan cadangan air, hingga sebaran habitat aslinya.

Ide Memanfaatkan Halaman Rumah ala Tok Dalang Upin & Ipin, Bisa Jadi Tempat Produktif!

Ide Memanfaatkan Halaman Rumah ala Tok Dalang Upin & Ipin, Bisa Jadi Tempat Produktif!

5 ide kreatif memanfaatkan halaman rumah ala Tok Dalang Upin & Ipin. Ubah lahan kosong menjadi tempat produktif lewat ternak rumahan, bangku santai, pohon buah, kebun sayur, hingga area pengolahan pupuk kompos organik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer