BANDUNG, SOLOBALAPAN.COM – Kemenangan yang sudah berada di depan mata Maestro Solo FC sirna begitu saja.
Sempat unggul dua gol, tim asal Kota Bengawan itu justru harus puas berbagi poin usai ditahan imbang 2-2 oleh KLN Elite FC dalam laga penutup putaran pertama Pro Futsal League 2 (PFL 2) 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat malam (15/5).
Laga berlangsung panas dan penuh tensi tinggi sejak menit awal. Maestro Solo FC tampil percaya diri dengan permainan agresif yang langsung menekan pertahanan lawan.
Baca Juga: Dewa United Datang Bukan untuk Mengalah, Ivar Jenner Bidik Tiga PoinLawan Persis Solo di Manahan
Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-8 lewat gol Wahid Waskita yang sukses memecah kebuntuan.
Gol tersebut membuat Maestro Solo semakin di atas angin. Mereka terus mendominasi permainan dan kembali menghukum pertahanan KLN Elite FC dengan gol kedua sebelum turun minum. Skor 2-0 membuat kemenangan seolah sudah di tangan.
Sebaliknya, KLN Elite FC tampak kehilangan ritme permainan pada babak pertama. Tim besutan Usman Alatas berkali-kali gagal memanfaatkan peluang emas hingga harus masuk ruang ganti dengan tekanan besar.
Namun situasi berubah drastis pada babak kedua.
KLN Elite FC tampil jauh lebih berani dan agresif. Tekanan tanpa henti yang mereka lancarkan perlahan mulai meruntuhkan konsentrasi Maestro Solo FC. Momentum kebangkitan akhirnya datang ketika KLN berhasil mencetak gol balasan yang membakar semangat permainan mereka.
Tak berhenti di situ, KLN Elite FC terus menggempur pertahanan Maestro Solo hingga akhirnya sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol penyama skor tersebut sekaligus membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata Maestro Solo FC.
Pertandingan pun semakin panas. Adu serangan terjadi hingga menit akhir dan wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning untuk Moh Derik Cristianto dari Maestro Solo FC serta Avin Agnan Pratama dari KLN Elite FC pada menit ke-33.
Asisten pelatih Maestro Solo FC, Afip Burhanudin, mengaku pertandingan berjalan sangat ketat dan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya.
“Alhamdulillah kita masih diberikan satu poin. Pertandingan cukup menarik karena kedua tim saling jual beli serangan. Ini jadi bahan evaluasi bagi kami. Besok kami bermain di Sukoharjo, jadi kami harus lebih fight dan lebih siap lagi,” ujarnya seusai laga.
Baca Juga: Belum Reda Kasus Manahan, Kini Aksi Tak Senonoh Diduga Terjadi di Taman Banjarsari Solo
Sementara itu, pencetak gol Maestro Solo FC, Wahid Waskita, menilai hasil imbang ini tetap bisa menjadi modal penting untuk menghadapi putaran kedua kompetisi.
“Masih banyak detail-detail yang harus kita benahi lagi untuk laga selanjutnya. Tapi hasil ini bisa menjadi bekal buat putaran kedua nanti,” katanya.
Di kubu KLN Elite FC, pelatih Usman Alatas mengakui anak asuhnya sempat tampil buruk pada babak pertama karena terlalu banyak membuang peluang.
“Babak pertama kita banyak buang peluang. Syukur alhamdulillah kita tetap menikmati hasil ini. Tinggal kita perbaiki lagi dan gas lagi di Solo,” ucapnya.
Pemain KLN Elite FC, Fadhli Alim, menyebut kebangkitan timnya lahir dari semangat pantang menyerah seluruh pemain di lapangan.
Baca Juga: Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya Tewaskan 1 Orang, 44 Orang Dievakuasi dari Gedung PPJT
“Di babak pertama mental kami sempat jatuh, tetapi kami bangkit di babak kedua. Kami berjuang sampai akhir,” tandasnya. (hj/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto