SOLOBALAPAN.COM, BANDA ACEH – Kabar mengejutkan datang dari salah satu srikandi olahraga kebanggaan Indonesia, Nurul Akmal.
Lifter angkat besi kelas berat yang telah malang melintang di panggung Olimpiade ini baru saja resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Aceh.
Namun, bukan ucapan selamat yang membanjiri, melainkan simpati publik.
Pasalnya, dalam pelantikan yang digelar di bawah guyuran hujan lebat di Stadion Harapan Bangsa, Kamis (29/1/2026), Nurul Akmal diketahui hanya menerima status sebagai PPPK Paruh Waktu.
Status ini dinilai banyak pihak tidak sebanding dengan deretan prestasi internasional yang telah ia persembahkan untuk Merah Putih.
Curhat ke Presiden Prabowo
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, atlet yang akrab disapa Amel ini menumpahkan perasaannya.
Meski tetap mengucapkan syukur, tersirat nada kekecewaan mendalam dari sang atlet.
Ia bahkan menandai akun Presiden Prabowo Subianto, seolah ingin menunjukkan realita penghargaan atlet di daerah.
"Tetap bersyukur walaupun P3K PW (Paruh Waktu). Padahal 2x Oly (Olimpiade), 2x SEA Games, 2x Asian Games, 3x emas PON, dan lain-lainnya. Yang tahu sudah paham lah ya. Tapi ini lah hasilnya," tulis Nurul Akmal.
Sebagai informasi, status PPPK Paruh Waktu memiliki jam kerja terbatas, rata-rata hanya empat jam sehari, dengan honorarium yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, jauh berbeda dengan fasilitas PPPK Penuh Waktu atau PNS.
Profil dan Deretan Prestasi Mentereng
Kekecewaan Amel cukup beralasan jika menilik rekam jejaknya. Wanita kelahiran 12 Februari 1993 ini bukan atlet sembarangan.
Ia adalah dominator di kelasnya dan aset berharga bagi Indonesia.
Berikut adalah daftar prestasi gemilang Nurul Akmal yang membuatnya layak disebut legenda hidup angkat besi putri Indonesia:
-
Hat-trick Emas PON: Meraih medali emas tiga kali berturut-turut pada PON Jawa Barat 2016, PON Papua 2021, dan PON Aceh-Sumut 2024.
-
Pemecah Rekor Nasional:
-
Pada PON Papua 2021, mencatatkan total angkatan 258 kg.
-
Pada PON Aceh-Sumut 2024, memecahkan rekor clean and jerk atas namanya sendiri menjadi 143 kg.
-
-
Prestasi Internasional:
-
Tampil di dua edisi Olimpiade (Tokyo 2020 dan Paris 2024).
-
Peringkat ke-6 Asian Games 2018.
-
Medali Perak Islamic Solidarity Games 2017 di Baku, Azerbaijan.
-
Nasib Berbeda dengan Atlet Lain
Nasib Nurul Akmal ini seakan menjadi ironi jika dibandingkan dengan apresiasi yang diterima atlet berprestasi lainnya dari instansi berbeda.
Publik lantas membandingkan nasib Amel dengan rekannya, Rizki Juliansyah.
Rizki, yang juga lifter andalan Indonesia, mendapatkan apresiasi berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari institusi TNI.
Hal ini ditegaskan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang berkomitmen memberikan reward nyata bagi prajurit berprestasi.
Kesenjangan bentuk apresiasi antara pemerintah daerah dan institusi lain inilah yang kini menjadi sorotan tajam, memicu diskusi mengenai jaminan kesejahteraan bagi pahlawan olahraga yang telah menghabiskan masa mudanya untuk mengharumkan nama bangsa. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo