Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Menangi Derby Jateng, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Ungkap Hal yang Dituntut kepada Para Pemain

Mannisa Elfira • Senin, 29 Januari 2024 | 23:19 WIB

 

DIKAWAL KETAT: Bintang Kesatria Bengawan Solo Kentrell Barkle (kiri) saat melawan Satya Wacana Salatiga di Sritex Arena, kemarin (28/1) (M. IHSAN/RADAR SOLO)
DIKAWAL KETAT: Bintang Kesatria Bengawan Solo Kentrell Barkle (kiri) saat melawan Satya Wacana Salatiga di Sritex Arena, kemarin (28/1) (M. IHSAN/RADAR SOLO)

 

SOLOBALAPAN.COM – Kemenangan diraih Kesatria Bengawan Solo (KBS) dalam derby Jateng melawan Satya Wacana Salatiga di Sritex Arena pada Minggu (29/1).

Tim basket kebanggaan masyarakat Solo itu menang dengan angka 64-55.

Kedua tim sudah aktif saling menyerang sejak kuarter awal.

Jual beli serangan terjadi sejak kuarter awal.

Pada kuarter pertama, KBS unggul tipis dengan 18-17.

Poin-poin KBS disumbangkan oleh Taylor Johns, Kentrell Barkley, Nuke Tri Saputra, dan Samuel Devin Susanto.

KBS masih meneruskan keunggulannya pada kuarter kedua menjadi 31-30.

Pada kuarter ketiga, KBS sempat tertinggal cukup jauh dengan 34-40.

Namun,  Kentrell Barkley dan kawan-kawan sukses comeback dan mengakhiri kuarter ketiga dengan 45-42.

Masuk kuarter empat, Satya Wacana Salatiga mulai kewalahan mengimbangi ritme permainan dari Kesatria Bengawan Solo.

Alhasil, KBS pun menyelesaikan game dengan keunggulan 64-55.

Di match ini, Kentrell Barkley kembali mencetak double-double dengan 18 poin, 14 rebound, 2 block, dan 2 steals.

Begitu pula dengan Taylor Johns dengan 17 poin, 17 rebound, 3 assisst, 4 block, dan 6 steal.

Game yang cukup ketat ini kiranya sudah sesuai dengan prediksi Head Coach KBS Efri Meldi.

"Satya Wacana pemainnya muda-muda. Dia punya kerja keras yang bagus," ujar Meldi usai laga seperti dikutip dari Radar Solo.

"Anak-anaknya agresif semua. Memang kami tadi agak struggle-nya waktu untuk mencari zone defense mereka."

"Cuma saya bilang ke anak anak, yang saya tuntut dari anak-anak cuma konsistensi."

"Tight game it's okay, saya lebih ingatkan ke anak-anak mainnya untuk lebih tenang, lebih sabar, terutama di offense."

"Memang di kuarter keempat saya ubah defense-nya, saya balik ke man to man."

"Kemudian (di kuarter keempat) kami bisa ambil momentum," tambahnya.

Head Coach Satya Wacana Salatiga Jerry Lolowang pun juga memiliki pandangan serupa dengan Efri Meldi yang menganggap permainan berjalan ketat.

"Mungkin dalam game ini cukup ketat. Hasilnya memang agak mengecewakan, karena kami berharap bisa mengambil kemenangan dari game keempat ini," bebernya.

Walaupun begitu, Jerry menilai game sangat seru sehingga semua dirasa menikmati pertandingan sore ini.

Dia menilai  KBS sudah menunjukkan pertarungan yang sangat sengit buat timnya.

"Cuma memang ada beberapa faktor yang menjadi perhatian saya," lanjutnya.

"Saya tadi bicara di loker room, bahwa saya tidak bisa bicara banyak."

"Karena saya rasa perlu lihat game-nya lagi supaya saya lebih objektif untuk lihat game tadi seperti apa," jelasnya.

Dia juga mengakui recovery pemain sedikit terkendala.

Dia akui persiapannya singkat, karena baru tiba di Solo malam hari, dan keesokan harinya langsung bermain.

"Namun itu bukan sebuah alasan, tapi kami tidak bisa memungkiri bahwa kondisi itu membuat semuanya tidak bisa maksimal secara fisik," sambung Jerry.

"Akan sangat susah karena perjalanan, dua game berdekatan. Lawan PJ (Pelita Jaya) juga sengit," tambahnya. (nis/rei)

PIMPINAN: Penasihat SKA Genteng, Angka Wijaya Irawan (kanan) bersama Ketua BPP SKA Genteng Yoseph Librata Poeguh ST.
PIMPINAN: Penasihat SKA Genteng, Angka Wijaya Irawan (kanan) bersama Ketua BPP SKA Genteng Yoseph Librata Poeguh ST.
Photo
Photo
Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#satya wacana salatiga #kbs #basket #solo