Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Tempoe Doeloe Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Usai Temui Jokowi di Sumber, Wawanto Targetkan PSI Solo Raih 12 Kursi DPRD

Antonius Christian • Selasa, 14 Juli 2026 | 15:30 WIB
Wawanto usai dari kediaman Jokowi. (AntoniusChristian/solobalapan.com)
Wawanto usai dari kediaman Jokowi. (AntoniusChristian/solobalapan.com)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pergerakan politik pasca-Pemilu terus memanas di Kota Bengawan. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surakarta, Wawanto, secara terbuka mengaku mendapat arahan langsung dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), untuk memasang target tinggi pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.

Dalam pertemuan tatap muka tersebut, PSI Solo dibidik untuk mampu mengamankan sedikitnya 12 kursi di DPRD Kota Surakarta.

Arahan strategis itu disampaikan langsung oleh Jokowi saat menerima kunjungan Wawanto di kediaman pribadinya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Selasa (14/7).

Baca Juga: Serius Benahi Tata Kelola Parkir Solo, Wali Kota Respati Ardi Datangi Rumah Jukir Teladan

Wawanto menuturkan bahwa agenda sowan tersebut sengaja dilakukan untuk meminta masukan terkait peta kekuatan dan strategi memperkuat basis massa PSI di Kota Solo.

Menurut Wawanto, Jokowi mendorong para kader mawar untuk tidak ragu menetapkan target besar dalam kontestasi politik lokal.

"Kami sempat meminta arahan dan beliau (Jokowi) menyampaikan bahwa PSI Solo minimal harus meraih 12 kursi. Tapi saya pribadi berharap bisa lebih dari itu," ujar Wawanto usai pertemuan.

Target 12 kursi ini merupakan lompatan besar bagi PSI Solo. Diketahui pada Pileg sebelumnya, PSI sukses mengirimkan 5 kadernya untuk duduk di kursi parlemen Solo. Wawanto menegaskan, tantangan dari Jokowi ini menjadi suntikan energi baru bagi seluruh kader untuk bergerak lebih masif ke tingkat akar rumput dan menyerap aspirasi warga.

Baca Juga: Menikmati Panorama dari Balik Jendela, Ini Jalur Kereta Api Paling Indah di Indonesia

Meski memasang target tinggi, eks kader PDI Perjuangan (PDIP) Solo ini memastikan PSI tetap akan mengedepankan cara-cara berpolitik yang santun, terbuka, dan fokus pada program kerja nyata yang dibutuhkan masyarakat.

"Tentu kita tidak akan ngoyo woro (berlebihan). Kita fokus menawarkan program yang realistis untuk rakyat," imbuhnya.

Gaungkan Slogan 'Kandang Gajah'

Ada yang menarik dalam manuver politik PSI kali ini. Wawanto secara resmi mulai memperkenalkan slogan baru bertajuk 'Kandang Gajah' untuk memperkuat identitas PSI di Kota Solo.

Slogan ini dinilai cukup berani mengingat Kota Solo selama ini sangat lekat dengan julukan 'Kandang Banteng' yang merupakan basis massa kultural dan struktural milik PDI Perjuangan. Namun, Wawanto menepis anggapan bahwa penggunaan slogan baru tersebut bertujuan untuk menantang atau memicu konfrontasi.

Baca Juga: Kereta Api Angkutan Batu Bara, Tulang Punggung Logistik Energi di Sumatra

"Di Solo ini akan kita jadikan Kandang Gajah. Bukan berarti kita menentang Kandang Banteng. Kita ini sama-sama partai politik yang sah dan memiliki hak yang sama untuk mengambil simpati masyarakat," tegas Wawanto.

Ia menambahkan, setiap partai politik memiliki ruang yang sama dalam iklim demokrasi untuk membangun basis dukungan. Wawanto berharap kontestasi politik di Solo ke depan berjalan sehat melalui adu gagasan positif, sehingga masyarakat memiliki alternatif pilihan yang lebih luas dalam menentukan wakil rakyat maupun pemimpin daerah. (atn/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
Partasi Solidaritas Indonesia (PSI) Kandang Gajah Wawanto jokowi kandang banteng