SUKOHARJO, SOLOBALAPAN.COM – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Pada Selasa (14/7), sejumlah petugas lembaga antirasuah tersebut mendatangi Rumah Dinas Bupati Sukoharjo di kawasan Simpang Lima serta beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Penyisiran yang dilakukan oleh tim penyidik KPK ini diketahui sudah berlangsung sejak pagi hari, sekitar pukul 08.00 WIB.
Baca Juga: Indonesia Turunkan Dua Tim di Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Siapkan 60 Pemain Muda
Berdasarkan pantauan di lapangan, rombongan tim KPK datang dengan menggunakan beberapa kendaraan minibus, di antaranya Mitsubishi Xpander berwarna putih dan Toyota Innova berwarna hitam. Mobil-mobil tersebut terlihat keluar masuk di lokasi yang menjadi sasaran utama pemeriksaan penyidik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa agenda KPK di Sukoharjo hari ini tidak hanya sekadar melakukan penggeledahan. Penyidik KPK dilaporkan juga meminta keterangan dari beberapa pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Sukoharjo, yang meliputi sekretaris dinas serta kepala bidang (kabid) dari sejumlah OPD terkait.
Hingga berita ini diturunkan, rangkaian kegiatan penyidik KPK di Sukoharjo masih berlangsung ketat. Belum ada pernyataan resmi yang dirilis oleh pihak KPK maupun perwakilan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengenai detail tujuan dan hasil dari agenda pemeriksaan hari ini.
Langkah terukur KPK ini merupakan kelanjutan dari operasi sebelumnya. Seperti diketahui, KPK telah melakukan penangkapan pada Kamis (9/7) lalu yang menjerat Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kepala BPKAD, serta Plt Kepala Bagian Umum.
Baca Juga: Presiden Prancis Emmanuel Macron Pasang Syarat untuk Dukung Les Bleus di Final Piala Dunia 2026
Pasca-penangkapan tersebut, penyidik bergerak melakukan penyegelan di sejumlah ruangan strategis di Gedung Menara Wijaya, termasuk ruang kerja Bupati Sukoharjo yang berada di dalam kompleks perkantoran Pemkab Sukoharjo.
Pihak redaksi masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dan valid dari juru bicara KPK maupun pihak terkait mengenai perkembangan kasus penyidikan yang sedang bergulir di Sukoharjo hari ini.
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com