Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Prihatin Video Viral Rusa Makan Sampah, Pemkot Solo Kaji Penangkaran yang Lebih Layak di Sriwedari

Silvester Kurniawan • Senin, 8 Juni 2026 | 11:12 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani meninjau kondisi rusa dan kawasan Sriwedari pada Sabtu (6/6). (Dok. Pemkot)
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani meninjau kondisi rusa dan kawasan Sriwedari pada Sabtu (6/6). (Dok. Pemkot)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kota Surakarta mulai menjajaki pengembangan penangkaran rusa yang lebih layak di kawasan Taman Sriwedari menyusul viralnya video yang memperlihatkan rusa memakan sampah di area taman tersebut.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, meninjau langsung kondisi rusa dan kawasan Sriwedari pada Sabtu (6/6). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas keresahan masyarakat terkait kesejahteraan satwa yang menjadi ikon taman kota tersebut.

“Ini menjadi masukan penting bagi Pemkot Surakarta untuk meningkatkan pengelolaan kawasan Sriwedari, baik dari aspek kebersihan, kenyamanan pengunjung, maupun kesejahteraan satwa yang menjadi daya tarik di sini,” ujarnya.

Baca Juga: Filipina Diguncang Gempa 7,7 M hingga Jepang Keluarkan Peringatan Dini Tsunami, Apa Kabar di Indonesia?

Dalam peninjauan itu, Astrid memeriksa kondisi taman, sarana kebersihan, serta berdialog dengan warga dan sejumlah pemangku kepentingan. Pemkot juga menggelar rapat koordinasi guna merumuskan langkah penanganan yang tepat.

Menurut Astrid, berbagai masukan yang diterima menunjukkan perlunya penataan kawasan yang lebih baik, termasuk pengembangan penangkaran agar rusa dapat hidup di lingkungan yang aman, nyaman, dan bersih.

“Perlu adanya penataan yang lebih baik dan pengembangan penangkaran agar rusa tetap berada di area yang nyaman, aman, dan lingkungan yang lebih bersih,” katanya.

Ia menilai tingginya interaksi antara pengunjung dan rusa perlu diimbangi dengan peningkatan standar kesejahteraan satwa. Selain penangkaran yang lebih representatif, pengelolaan sampah dan penerapan aturan kebersihan juga harus diperkuat untuk mencegah rusa mengakses sampah yang berserakan.

“Saya pikir perlu ditata lebih baik supaya jadi aman dan nyaman,” tegasnya.

Baca Juga: Persembahan Terakhir Mendiang Lula Lahfah di Layar Lebar Lewat Film 'Harusnya Horror', Sekaligus Debut Sutradara Reza Arap

Saat ini terdapat sekitar 31 ekor rusa yang hidup di kawasan Sriwedari. Meski porsi pakan harian telah ditingkatkan, rusa yang mencari makanan dari sampah masih kerap terlihat di sejumlah titik taman.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Mareta Dinar Cahyono, mengatakan pihaknya tengah mengkaji konsep penangkaran yang lebih tertata tanpa menghilangkan interaksi antara masyarakat dan rusa.

Menurutnya, kesehatan rusa selama ini dipantau secara rutin oleh dokter hewan dan dilaporkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam setiap tiga bulan sejak status penangkaran diberlakukan pada November 2025.

“Ada dokter hewan yang bertugas memantau kesehatan hewan secara berkala. Selain itu kami juga melaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam setiap tiga bulan sekali sebagai bagian pengelolaan penangkaran sejak November 2025. Saat ini kami sedang mengkaji pengembangan penangkaran yang lebih tertata namun tetap memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi,” jelasnya.

Baca Juga: Viral di Threads! Penonton Kecewa XXI Kembali Larang Bawa Tumbler ke Dalam Bioskop, Dinilai Plin-Plan Warganet

Dalam konsep yang tengah disusun, tidak menutup kemungkinan akan dibangun pagar pembatas untuk menjaga rusa tetap berada di area tertentu. Pemerintah juga berencana menyediakan zona khusus bagi pengunjung untuk memberi pakan dan berfoto dengan rusa secara aman.

“Kami tangkarkan agar memberikan ruang hidup yang bebas tetapi mobilitasnya tidak lagi ke mana-mana. Ada satu area yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memberikan makan, di satu sisi rusa-rusa tidak bisa keluar dari area untuk mendekati area tempat sampah,” pungkas Mareta. (ves/an)

 
 
Editor : Andi Aris Widiyanto
#rusa taman sriwedari #rusa taman sriwedari memakan sampah #pagar pembatas #Taman Sriwedari #Wakil wali kota surakarta astrid widayani