BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Tiga benda yang diduga merupakan objek diduga cagar budaya (ODCB) di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali, kini telah dipasang garis polisi. Area di sekitar lokasi penemuan juga telah dibersihkan warga dari daun dan timbunan tanah.
Pemasangan garis polisi dilakukan bersama oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali, Pemerintah Desa Nepen, serta Polsek Teras.
Langkah tersebut dilakukan guna mengamankan lokasi dan mencegah kerusakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Staf Bidang Kebudayaan Disdikbud Boyolali, Farid Burhanudin, mengatakan struktur benda yang ditemukan memiliki bentuk menyerupai lonceng.
“Dari corak yang terlihat, dugaan sementara merupakan peninggalan era Buddha. Namun untuk mengetahui usia dan abadnya masih perlu penelitian lebih lanjut,” ujar Farid, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, langkah awal yang kini dilakukan adalah pengamanan dan pendataan lokasi temuan. Setelah itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga objek tersebut.
“Selanjutnya kita dorong agar muncul kajian-kajian lebih lanjut untuk mendeskripsikan temuan ini,” katanya.
Farid menjelaskan, temuan tersebut sudah dilaporkan kepada Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah baik melalui laporan online maupun komunikasi via telepon.
Pihak BPK disebut telah merespons dan berencana melakukan kajian lanjutan meski membutuhkan waktu.
Ia juga belum dapat memastikan apakah benda tersebut merupakan bagian dari bangunan candi besar atau stupa.
Namun, Desa Nepen memang dikenal memiliki sejumlah temuan lain yang diduga berkaitan dengan situs cagar budaya.
Beberapa di antaranya seperti batu peripih, lapik candi, arca yoni, hingga struktur menyerupai stupa yang sebelumnya pernah ditemukan di kawasan tersebut.
“Dari bentuk langgamnya yang seperti lonceng, kemungkinan ini stupa. Tapi tetap perlu kajian lebih lanjut,” jelasnya.
Warga bersama Pemerintah Desa Nepen berharap benda bersejarah tersebut tetap berada di desa mereka. Mereka juga menyatakan siap merawat dan menjaga lokasi penemuan.
Sebelumnya, tim ahli juga pernah menemukan objek serupa di lokasi lain yang berjarak sekitar 500 meter dari titik temuan terbaru.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Wonogiri, Korban Penyandang Disabilitas
Penemuan berulang ini semakin menguatkan dugaan bahwa kawasan Nepen pada masa lampau merupakan area cagar budaya bercorak Buddha. (fid/an)