Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tragedi di Sungai Kedung Banteng Boyolali: Asyik 'Gogoh' Ikan, Warga Klego Meninggal Mendadak

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 26 Mei 2026 | 09:08 WIB
Petugas melakukan olah TKP di Sungai Kedung Kalibanteng Senin (25/5). (IST)
Petugas melakukan olah TKP di Sungai Kedung Kalibanteng Senin (25/5). (IST)

BOYOLALI – Aktivitas mencari ikan tradisional yang biasa disebut gogoh (menangkap ikan dengan tangan kosong) berujung duka. Seorang lansia bernama Juwanto (66), warga Dukuh Gandu, Desa Karanggatak, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Kedung Banteng pada Senin (25/5) siang sekitar pukul 12.15 WIB.

Meskipun korban ditemukan di area perairan yang dangkal, tim medis menduga kuat bahwa kematian korban bukan murni karena tenggelam, melainkan dipicu oleh serangan jantung mendadak saat beraktivitas di dalam air.

Kronologi Kejadian: Hilang dari Pandangan Rekan

Baca Juga: Tak Cuma Waktu Doa yang Paling Mustajab, Ini 10 Keutamaan Hari Arafah yang Jatuh di Hari Ini

Peristiwa tragis ini bermula ketika Juwanto berangkat dari rumah bersama rekannya sekitar pukul 11.00 WIB menuju Sungai Kedung Banteng untuk mencari ikan. Keduanya mencari ikan secara terpisah di aliran sungai yang dangkal dengan jarak antar-orang sekitar 15 meter.

Awalnya aktivitas berjalan normal. Namun, selang satu jam kemudian, rekan korban mulai menaruh curiga karena tidak lagi melihat pergerakan Juwanto di permukaan air.

Saat dihampiri ke lokasi terakhirnya, rekan korban mendapati Juwanto sudah dalam posisi tenggelam menelungkup di dekat bebatuan sungai dengan bagian kepala yang masih sedikit terlihat. Tragisnya, kedalaman air di titik tersebut sebenarnya sangat dangkal, yakni hanya berkisar 60 sentimeter.

Melihat kondisi tersebut, rekan korban langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu bergegas membantu mengevakuasi tubuh Juwanto ke tepi sungai dan langsung melarikannya ke Puskesmas Klego I. Namun, setibanya di fasilitas kesehatan, petugas medis menyatakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Polisi Sebut Indikasi Medis Faktor Utama Kematian

Aparat kepolisian dari Polsek Klego bersama Tim Inafis Polres Boyolali langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan olah tempat kejadian awal serta memeriksa sejumlah saksi mata.

Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban dan situasi TKP yang dangkal, polisi menyimpulkan bahwa faktor kesehatan menjadi pemicu utama korban kehilangan kesadaran hingga tenggelam.

Baca Juga: Beromzet Rp41 Miliar, Sindikat Crypto Palsu Solo Baru Modus Pakai Umpan Wanita Cantik Indonesia

Analisis Awal Kejadian di Sungai Kedung Banteng:

Variabel Kejadian Fakta di Lapangan Analisis Yuridis & Medis
Kondisi Geografis TKP Kedalaman air sungai hanya sekitar 60 sentimeter di dekat area bebatuan. Sangat kecil kemungkinan korban tenggelam murni karena faktor kedalaman air.
Dugaan Penyebab Korban mendadak tidak muncul ke permukaan tanpa ada tanda-tanda minta tolong. Faktor Medis: Diduga kuat akibat serangan jantung mendadak (cardiac arrest) atau kram perut hebat.
Langkah Kepolisian Pendataan saksi, olah TKP, dan evakuasi visum luar di Puskesmas. Dibutuhkan autopsi lebih lanjut jika pihak keluarga menghendaki kepastian yuridis 100%.

“Dari analisa awal di lapangan, dugaan sementara penyebab meninggal dunia berkaitan erat dengan kondisi kesehatan korban, seperti serangan jantung atau faktor medis mendadak lainnya,” terang Winarsih saat memberikan konfirmasi resmi, Selasa (26/5).

Imbauan Kamtibmas Bagi Lansia

Guna menghindari kejadian serupa terulang kembali, Polres Boyolali mengeluarkan maklumat imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang gemar beraktivitas di alam terbuka seperti sungai maupun waduk.

Polisi meminta warga—terutama kelompok lanjut usia (lansia)—untuk lebih mawas diri dalam mengukur kemampuan fisik dan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas fisik yang menguras energi di lingkungan air.

Pastikan untuk tidak pergi sendirian dan selalu memantau kondisi satu sama lain demi mempercepat proses evakuasi jika terjadi keadaan darurat. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#kedung banteng #pencari ikan tradisional #gogoh #polsek klego #tenggelam