Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Wonogiri Siapkan Rp300 Juta untuk Dropping Air Bersih

Iwan Adi Luhung • Senin, 13 April 2026 | 15:07 WIB
Pemkab Wonogiri menyiapkan Rp300 juta untuk dropping air bersih guna mengantisipasi kekeringan panjang. (DOK. RASO)
Pemkab Wonogiri menyiapkan Rp300 juta untuk dropping air bersih guna mengantisipasi kekeringan panjang. (DOK. RASO)

 

WONOGIRI, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyiapkan anggaran Rp300 juta untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang diprediksi berlangsung lebih panjang tahun ini. Dana tersebut dialokasikan untuk program dropping air bersih bagi wilayah terdampak.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengatakan bantuan air bersih akan disalurkan kepada masyarakat berdasarkan permohonan dari wilayah yang membutuhkan.

“Kami tetap menyiapkan dropping air bersih untuk daerah terdampak kekeringan. Jika ada kebutuhan, bisa langsung diajukan,” ujarnya.

Baca Juga: TENANG ITU MAHAL! Boiyen Akhirnya Blak-blakan Ungkap Alasan Ceraikan Rully Anggi

Setyo menjelaskan, anggaran Rp300 juta bersumber dari APBD dan masih memungkinkan untuk ditambah melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Nanti disesuaikan dengan indeks harga air tangki di masing-masing wilayah. Jika kurang, bisa kami tambah melalui BTT,” jelasnya.

Penyaluran bantuan akan diawali dengan asesmen lapangan oleh tim terkait setelah menerima laporan dari pemerintah desa atau wilayah setempat.

Ia juga menyebut cakupan wilayah penerima bantuan diperkirakan semakin terbatas. Hal ini karena sejumlah daerah rawan kekeringan telah mendapatkan penanganan permanen berupa sambungan rumah (SR) air bersih.

“Sekarang cakupan bisa lebih sempit karena beberapa wilayah sudah teraliri air bersih, seperti di Paranggupito yang sudah memiliki sambungan rumah,” terangnya.

Baca Juga: Perpres 79 Tahun 2025 Diteken tapi Gaji PNS Belum Juga Naik, Malah Kena Potongan? Nasib ASN di Tangan Menkeu Purbaya Terbongkar

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menyebut wilayah Wonogiri saat ini mulai memasuki masa pancaroba.

“Curah hujan mulai menurun pada April, dan diperkirakan akhir bulan ini sudah masuk musim kemarau,” ujarnya.

Pemkab Wonogiri mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengalami kesulitan air bersih, agar bantuan dapat segera disalurkan. (al/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#kekeringan wonogiri #bantuan air bersih #daerah rawan kekeringan #pemerintah kabupaten wonogiri #bupati wonogiri setyo sukarno