Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tradisi Klenteng Tien Kok Sie, 5.000 Lampion Terpasang Sepanjang Jalan Pasar Gede Sambut Imlek 2026

Laila Zakiya • Kamis, 29 Januari 2026 | 14:30 WIB
Ribuan lampion terpasang sepanjang jalan Kelenteng Tien Kok Sie
Ribuan lampion terpasang sepanjang jalan Kelenteng Tien Kok Sie

SOLOBALAPAN.COM - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada 17 Februari 2026 mendatang, suasana meriah mulai terasa di Klenteng Tien Kok Sie, Pasar Gede, Solo.

Klenteng yang juga dikenal sebagai Vihara Alokiteswara itu kini dipenuhi nuansa merah khas Imlek, dengan ribuan lampion menggantung indah di area klenteng hingga sepanjang jalan sekitar.

Menurut ungkapan Sumantri Dana Waluya, Ketua Yayasan Klenteng Tien Kok Sie, pada tahun ini sebanyak 5.000 lampion akan dipasang sebagai bagian dari dekorasi tahunan.

Hiasan tersebut membuat kawasan Pasar Gede tampak semakin semarak dan ramai dikunjungi warga yang ingin melihat persiapan Imlek dari dekat.

“Tahun ini nanti dipasang 5.000 lampion, kalau dulu dipasang 2.000 di sini, di situ ke Tugu Jam, ke Utara dan di Jembatan itu,” ungkap Sumantri kepada Solo Balapan, pada Selasa (27/01/2026).

Selain lampion, pihak klenteng juga menyiapkan sekitar 4.000 kue keranjang yang nantinya akan digunakan dalam rangkaian perayaan serta dibagikan kepada umat dan masyarakat.

Sejumlah pekerja terlihat sibuk membersihkan setiap sudut bangunan klenteng, mulai dari halaman hingga ruang ibadah utama.

Di sisi lain, beberapa umat tampak datang untuk berdoa di altar pemujaan, menandai aktivitas ibadah yang terus berjalan menjelang hari besar tersebut.

Di pintu masuk klenteng, terpasang pengumuman terkait pelaksanaan ritual Pao Oen atau Ci Suak dalam rangka Puja Pelita yang akan dipimpin para Sangha Agung Indonesia.

Ritual akan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026 mendatang, mulai pukul 17.30 WIB, dilanjutkan pada Minggu, 08 Februari 2026 dalam lima sesi sejak pagi hingga siang hari.

Penyalaan lampu minyak dan lilin suci ini merupakan tradisi tahunan yang melambangkan harapan akan kehidupan yang terang, penuh berkah, serta kelancaran rezeki di tahun yang baru.

Menariknya, menurut kepala yayasan Klenteng Tien Kok Sie, klenteng ini menjadi yang pertama di Indonesia yang memulai tradisi pemasangan lampion hingga ke jalan-jalan sekitar kawasan ibadah.

Tradisi tersebut kini menjadi daya tarik tersendiri dan diikuti oleh sejumlah daerah lain dalam perayaan Imlek.

“Jadi semua pemasangan lampion sebenarnya gara-gara kelenteng ini. Dan itu pertama kali di seluruh Indonesia. Nanti kemudian nular ke seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Klenteng Tien Kok Sie sendiri merupakan salah satu klenteng tertua di Solo yang berdiri sejak tahun 1745.

Tempat ibadah ini melayani tiga ajaran, yakni Konghucu, Buddha, dan Taoisme, serta menjadi pusat perayaan Imlek terbesar di kawasan Pasar Gede setiap tahunnya. (mg/lz)

Magang/Izza Aziza Queen Sophia

Editor : Laila Zakiya
#klenteng tien kok sie #pasar gede #ritual sakral #Imlek 2577 Kongzili #lampion #solo