SOLOBALAPAN.COM – Bagi warga Solo dan sekitarnya, quality time bersama keluarga tidak harus mahal.
Karena di kawasan Solo Utara, tepatnya Kelurahan Mojosongo, terdapat Taman Jayawijaya yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai di sore hari.
Sejak diresmikan pada 2017, taman ini menjelma menjadi destinasi favorit masyarakat untuk bermain, berolahraga, maupun sekadar melepas penat bersama keluarga dan teman.
Sebagai Ruang Terbuka Hijau, Taman Jayawijaya menghadirkan suasana teduh dengan fasilitas yang mendukung kenyamanan pengunjung.
Taman ini dilengkapi dengan tiga playground yang berisi permainan anak seperti ayunan hingga tangga pelangi, bangku-bangku yang tersebar diberbagai sudut taman, serta toilet umum.
Selain itu, di bagian luar taman deretan kuliner kaki lima siap memanjakan lidah dan perut.
Tak jarang banyak pengunjung yang datang hanya untuk menikmati kuliner di kawasan taman ini.
Tidak hanya warga Mojosongo, taman ini juga didatangi masyarakat dari luar daerah.
Salah satunya Vera, pengunjung asal Plupuh, Sragen yang kerap mengajak anak-anaknya bermain di taman ini.
“Karena lebih deket sih dari rumah, anak juga suka ke taman. Sering ke sini, tapi nggak setiap sore juga. Kan ayahnya kerja di Solo, jadi setiap pulang mampir ke sini, sekalian gitu. Fasilitasnya lumayan bagus, cocok buat main sama anak-anak,” ungkap Vera kepada tim Solobalapan.com, Sabtu (23/08/25).
Taman Kota yang Ramah Anak
Tak hanya menjadi area bermain dan nongkrong, Taman Jayawijaya juga menyimpan simbol penting berupa Monumen Peringatan 30 Tahun Konvensi Hak Anak (KHA) yang diresmikan pada 20 November 2019 lalu.
Kehadiran monumen di tengah-tengah ruang publik ini menjadi penanda bahwa Taman Jayawijaya bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga sarana edukasi tentang pentingnya pemenuhan hak-hak bagi setiap anak.
Taman Jayawijaya Mojosongo terbuka untuk umum setiap hari selama 24 jam.
Namun, suasana taman paling ramai biasanya saat menjelang sore hingga malam hari.
Karena pada jam ini pula para pedagang di sekitar taman sedang bersiap untuk jualan.
Berkunjung ke taman ini tidak dikenakan biaya sepeserpun, alias gratis.
Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir jika membawa kendaraan pribadi.
Akses yang mudah serta fasilitas yang mendukung, menjadikan Taman Jayawijaya sebagai pilihan destinasi rekreasi murah meriah bersama keluarga yang bisa dikunjungi kapan saja.
Suasana taman yang rindang dan hijau juga cocok untuk dijadikan tempat healing. Lokasi yang strategis membuat taman ini mudah dijangkau, bahkan dengan transportasi umum. (apw/lz)
Editor : Laila Zakiya