RADARSOLO.COM-Mahasiswa dan mahasiswi program studi Film dan Televisi dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Kenar Abhinaya Janitra, Zahrah Muthia Nafisa, dan Decanio Yustisia, baru saja menyelesaikan program magang selama 4 bulan di Radar Solo.
Program magang ini bagi mereka tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga membuka peluang dan pengalaman bekerja yang nyata di dunia media digital.
Selama 4 bulan magang, mereka terlibat langsung dalam berbagai kegiatan jurnalistik. Mulai dari peliputan berita, penulisan artikel, membuat podcast di kanal YouTube Radar Solo TV, hingga pengelolaan konten digital.
Tidak hanya itu, mereka juga diberi kepercayaan untuk berkontribusi pada proyek-proyek yang menjadi unggulan di Radar Solo.
Tantangan terbesar bagi Kenar adalah bagaimana cara beradaptasi dengan dunia kerja yang sesungguhnya dan deadline yang ketat di industri media.
“Saya merasa cukup tertantang dan sempat kewalahan, karena harus membuat sebuah pekerjaan dengan deadline yang cepat," ujar Kenar.
"Namun, berkat hal itu saya menjadi punya pengalaman dan pengalaman ini mengajarkan saya cara bekerja lebih efektif dan tetap menjaga kualitas,” imbuhnya.
Muthia menambahkan bahwa, Radar Solo memberikan ruang kebebasan bagi para peserta magang untuk berkreasi dan berinovasi.
"Sehingga banyak hal baru yang saya pelajari sebagai konten creator dan saya mendapat banyak ilmu baru dari teman-teman magang yang lain,” ujarnya.
Salah satu momen paling mengesankan adalah ketika karya yang mereka buat diberi sambutan dan apresiasi yang baik dari pihak Radar Solo.
“Melihat hasil kerja kami diberi apresiasi dan respons positif memberikan motivasi bagi kami untuk terus belajar," ungkapnya.
Pengalaman magang ini menjadi bekal berharga bagi Decanio untuk merencanakan karier di industri media.
“Saya jadi lebih memahami bagaimana dunia kerja di media digital dan pentingnya sebuah keterampilan, seperti menulis, editing, dan perencanaan konten yang baik,” kata Decanio.
Kenar pun mengakui bahwa magang ini membuka pengalaman baru bagi dirinya tentang dunia jurnalistik.
“Saya semakin yakin ingin berkarier di industri media, dan magang di Radar Solo bisa menjadi batu loncatan saya dalam berkarir nantinya dan mendapatkan portofolio yang layak,” ujarnya.
Magang di Radar Solo membuktikan bahwa dunia kerja memberi tawaran banyak pembelajaran di luar perkuliahan.
Program ini tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga memberikan gambaran tentang tantangan di dunia kerja serta peluang di industri media. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono