Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Di Tengah Polemik Esemka, Begini Kondisi Terkini Pabrik Perakitan di Sambi Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 10 April 2025 | 01:22 WIB

Kondisi Pabrik Esemka nampak sepi dan lengang.
Kondisi Pabrik Esemka nampak sepi dan lengang.

SOLOBALAPAN.COM - Pasca ramainya gugatan warga Solo terkait pengadaan mobil Esemka yang menyeret nama mantan Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan PT Manufaktur Kreasi, aktivitas di pabrik perakitan mobil Esemka di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Karanganyar, terpantau sepi pada Rabu (9/4).

Pantauan di lokasi menunjukkan hanya beberapa orang yang terlihat keluar masuk area pabrik. Seorang petugas keamanan yang berjaga mengungkapkan kepada wartawan bahwa Manajer beserta sejumlah staf pabrik sedang berada di Jakarta.

"Kemarin (Selasa) berangkat ke Jakarta, tidak tahu kapan baliknya, soalnya kan tidak tahu urusannya selesai kapan," jelasnya.

Baca Juga: Belum Sepenuhnya Pulih, Jorge Martin Enggan Pasang Target Tinggi di MotoGP Qatar 2025

Meski demikian, petugas keamanan tersebut memastikan bahwa kegiatan di dalam pabrik masih berjalan.

"Masih, kalau mau beli juga bisa langsung datang ke tim penjualan, kalau penjualan masih ada," bebernya. Ia memperkirakan jumlah karyawan pabrik sekitar 150 orang.

Petugas keamanan melarang wartawan mengambil gambar di dalam area pabrik.

"Kalau di luar boleh, terserah mau ambil gambar seperti apa, tapi kalau ambil dari dalam mohon maaf tidak bisa, soalnya dari pimpinan seperti itu," imbaunya.

Baca Juga: Diduga Jadi Pelaku Dokter Residen Anestesi Bius dan Rudapaksa Penunggu Pasien di RSHS Bandung, Ternyata Priguna Anugerah Pratama Sudah Menikah?

Kepala Desa Demangan, Rosyid Setyawan, mengaku tidak mengetahui secara pasti detail kegiatan di dalam pabrik Esemka.

"Kurang tahu jelasnya, saya kan jabat mulai 2019, sedangkan pabrik mulai 2015, selama saya menjabat belum pernah masuk ke dalam," terangnya.

Rosyid juga menyatakan belum menerima laporan apapun terkait gugatan terhadap PT Manufaktur Kreasi.

"Tidak ada, karena memang bukan ranah desa, tapi untuk pembayaran uang sewa tanah yang digunakan pabrik sejauh ini tidak ada kendala," jelasnya.

Diketahui, pabrik perakitan mobil Esemka berdiri di atas lahan desa Demangan seluas kurang lebih 11 hektar.

Baca Juga: Isi Permintaan Maaf Lisa Mariana yang Ngaku Jadi Selingkuhan Ridwan Kamil Viral: Minta Bu Cinta Paham Posisi?

"Uang sewa per tahun itu dulu Rp 114 juta, sekarang naik jadi Rp 135 juta per tahun, pembayarannya tiap bulan Agustus," ujar Rosyid.

Rosyid menambahkan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) sewa lahan berdurasi 30 tahun dengan kajian ulang setiap 5 tahun. Ia juga menyebutkan bahwa ada sekitar 10 warga desanya yang bekerja di pabrik Esemka.

Baca Juga: Siapa Dokter Residen Anestesi RSHS Bandung yang Diduga Bius dan Rudapaksa Penunggu Pasien? Sosok Ini Disebut-sebut!

"Kurang lebih ada 10 orang, mungkin lebih, tapi memang kebanyakan pegawainya dari sekitar Sambi sendiri," bebernya.

"Tetangga saya kebetulan ada yang di dalam, katanya ya masih (beroperasi), tapi saya tidak tahu beroperasi seperti apa," pungkasnya. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#Pabrik Esemka #Makruf Amin #Jokwi #gugatan #mobil esemka