Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kemenparekraf Singkap Kunci agar Bandara Adi Soemarmo Solo Bisa Kembali ke Kelas Internasional

Silvester Kurniawan • Selasa, 30 April 2024 | 21:00 WIB
Bandara Adi Soemarmo yang belakangan turun menjadi bandara domestik belakangan ini (ANTARA)
Bandara Adi Soemarmo yang belakangan turun menjadi bandara domestik belakangan ini (ANTARA)

SOLOBALAPAN. COM - Beberapa waktu lalu, warga Solo Raya dibuat sedih dengan kabar pencabutan status bandara internasional dari nama Bandara Adi Soemarmo.

Bandara yang berlokasi di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali itu harus turun pangkat menjadi bandara domestik bersama 17 bandara lainnya. 

Dilansir dari Radar Solo, hal ini terkait Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 31/2024 (KM 31/2004) tentang Penetapan Bandar Udara Internasional. 

Meskipun begitu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa Bandara Adi Soemarmo bisa saja naik lagi menjadi bandara internasional. 

Dia pun menyingkap cara agar Bandara Adi Soemarmo bisa menyandang status internasional lagi.

Dilihatnya, status itu masih memungkinkan berubah jika pemerintah daerah konsisten dalam penyelenggaraan event internasional guna mendingkrak kunjungan wisatawan mancanegara.

Selain itu, status Solo sebagai UNESCO Creative Cities Network ini bisa jadi peluang untuk kembali membuka penerbangan internasional.

"Kalau Kota Solo bisa mebggelar secara terus menerus event internasional maka akan terbuka untuk penerbangan internasional juga," hemat Sandiaga. 

Dia mengaku telah menyiapkan sebuah event bertaraf internasional untuk dihelat di Kota Solo.

Pihaknya telah mengusulkan agar Kota Solo menjadi tuan rumah World Conference on Creative Economy di 2026 mendatang. 

"Kedepan untuk penerbangan internasional ini dapat dibuka secara Solo ini akan terakses langsung dari luar negeri," hemat dia saat berkunjung ke Solo, Senin (29/4) malam lalu. 

Masih seputar event internasional dan ketersediaan penerbangan internasional itu, Sandiaga mengaku belum menghitung pengaruh kunjungan wisata pasca adanya perubahan status 17 bandara internasional jadi bandara domestik belum lama ini.

Meski demikian pihaknya telah melakukan sejumlah komunikasi dengan Kementerian Perhubungan saat ada kebutuhan khusus seperti penyelenggaraan event internasional dan sejenisnya. 

"Jadi selama ada event-nya maka Solo bisa menerima penerbangan internasional, yakni begitu ada event internasional untuk jangka waktu tertentu. Kami akan mengikuti demand," terang dia. 

Mengenai hal ini, Wali Kota Solo Surakarta sekaligus cawapres terpilih, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan komentarnya.

"Seperti yang disampaikan Pak Menparekraf kita harus memperbanyak event internasional," jelas Gibran.

"Pokoknya kita upayakan untuk jadi tuan rumah event internasional."

"Kita tetap optimis ya (terkait penerbangan internasional di Bandara Adi Soemarmo, Red)," kata Wali Kota Surakarta sekaligus cawapres Terpilih, Gibran Rakabuming belum lama ini. (ves/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#bandara adi soemarmo #internasional #solo