Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Simulasi Pencoblosan Kembali Dilakukan di Solo, PDIP: Kok Jadi Ada Empat Presidennya

Antonius Christian • Rabu, 31 Januari 2024 | 22:15 WIB
DITUNTUN: Warga menjalani pencoblosan dalam simulasi pemilu di TPS 3 Baluwarti, kemarin.
DITUNTUN: Warga menjalani pencoblosan dalam simulasi pemilu di TPS 3 Baluwarti, kemarin.

 

SOLOBALAPAN.COM – Pada tanggal 30 Januari 2024 kemarin, telah dilakukan proses simulasi pencoblosan ulang surat suara.

Proses simulaisi pencoblosan ini dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo di TPS 3 Baluwarti.

Untuk kali kedua, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Solo mengkritik soal kesesuaian bentuk surat suara pemilihan presiden yang dilakukan untuk simulasi.

 Baca Juga: Jokowi Batal Kunjungi Salah Satu Wilayah Solo Raya Untuk Main Bola, Begini Alasan Lengkapnya

Bila pada simulasi pertama ada dua paslon yang tertera, ternyata pada simulasi kedua surat suara malam menunjukan ada empat paslon.

Padahal faktanya pilpres 14 Februari mendatang ada tiga calon yang akan bersaing memperebutkan suara.

"Saya tadi tanya pemilih, dan pemilih mengatakan bila kotak suara presidennya ada empat. Lah yang satu siapa. Itu menggambarkan kalau simulasi ini belum real. Memang tidak harus 100 persen, tapi harus mendekati pemilihan nanti," ungkap Liaison Officer (LO) DPC PDIP Kota Solo Y.F Sukasno.

Sukasno menjelaskan, sebelum simulasi digelar semua LO partai telah diundang KPU. Di mana PDIP mengusulkan bila surat suara harus sesuai dengan saat pencoblosan nanti.

Simulasi kedua ini dilakukan untuk memantapkan pemungutan dan perhitungan suara. Ini sesuai dengan surat KPU RI Nomor. 37/pl.018-ld/05/2024.

"Ini lebih ke pemantapan. Sesuai dengan petunjuk KPU RI, maka di tingkat satker wajib melakukan," ucapnya. (atn/nik)

Editor : Nindia Aprilia
#pdip #simulasi #solo #pencoblosan #pemilu