SOLOBALAPAN.COM - Persis Solo diketahui merupakan salah klub bernama besar di Indonesia.
Bahkan, Persis Solo merupakan salah satu dari tujuh klub yang ikut serta dalam pembentukan PSSI pada 19 April 1930.
Sebagai penikmat sepak bola lokal, pasti tidak ada salahnya kita menilik sejarah dari Persis Solo sendiri.
Dilansir dari laman resmi Persis Solo, klub kebanggan wong Solo itu dibentuk atas inisiasi dari tiga orang.
Tiga orang yang dimaksud adalah Sastrosaksono dari klub Mars, Raden Ngabehi Reksohadiprojo dan Sutarman dari klub Romeo.
Pada 8 November 1923, ketiga sosok penting tersebut mendirikan klub dengan nama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB).
Ketiga pendiri tersebut mendirikan Persis Solo dengan satu keyakinan yang sama.
Mereka sama-sama yakin bahwa sepak bola dapat dimainkan oleh siapapun tanpa ada batasan tertentu.
Pada 28 Oktober 1928, nama VVB akhirnya berubah nama menjadi Persis menyusul momen Sumpah Pemuda 1928.
Namun jangan salah, kepanjangan Persis pada saat itu bukan seperti yang kita kenal saat ini.
Nama Persis yang disematkan pada klub tersebut memiliki kepanjangan dari Persatuan Sepakraga Indonesia Soerakarta.
Nama Persatuan Sepak Bola Indonesia Surakarta baru diketahui baru mulai digunakan sejak 12 Mei 1933.
Dua tahun setelah momen tersebut atau tahun 1935, Persis meraih gelar pertamanya dengan menjuarai kompetisi Perserikatan PSSI.
Tidak cuma tahun itu saja, Persis Solo bahkan juga menjadi juara di enam musim lainnya seperti tahun 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943.
Meski sempat meredup, Persis Solo akhirnya berhasil mengganas lagi pada 3 Juni 1994.
Mereka mampu mengalahkan Perkibab Bandung dan mengunci gelar juara Divisi II.
16 Agustus 2006, Persis Solo berhasil naik ke Divisi Utama usai menjadi runner up Liga Divisi 1.
Namun, mereka tidak bertahan di Divisi Utama untuk waktu yang lama.
Pada musim 2008, PSSI membentuk kompetisi dengan level tertinggi yang bernama Indonesia Super League.
Persis Solo cuma bisa finis di urutanke-10 grup barat dan gagal bertahan di kompetisi level utama.
Meskipun begitu, Persis Solo sukses kembali ke liga teratas pada 30 Desember 2021 dan bertahan sampai saat ini. (rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro