SOLOBALAPAN.COM – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi mengumumkan perubahan format radikal untuk gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen yang mempertemukan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya itu dipastikan bakal mengusung sistem kompetisi yang jauh berbeda dibanding edisi-edisi terdahulu.
Dalam regulasi teranyar, FIFA merancang kompetisi ini untuk diikuti oleh 14 negara peserta.
Kendati demikian, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga 16 tim apabila terdapat penyesuaian kebutuhan penyelenggaraan.
Perubahan paling mencolok terletak pada pembagian peserta ke dalam dua tingkatan kompetisi, yakni Division 1 dan Division 2, serta penghapusan babak semifinal.
Artinya, hanya juara grup dari masing-masing divisi yang berhak mengamankan tiket langsung ke partai final.
Skema Kompetisi: Division 1 dan Division 2
Division 1 (8 Tim) bakal dihuni oleh delapan negara yang terbagi ke dalam dua grup. Setiap tim bakal melakoni tiga pertandingan di fase grup.
Setelah seluruh laga tuntas, pemuncak klasemen Grup A dan Grup B akan langsung bentrok di Final Division 1 untuk memperebutkan gelar juara utama.
Sementara itu, Division 2 (6 Tim) dihuni oleh enam negara yang juga terbagi ke dalam dua grup (masing-masing tiga tim).
Mengingat jumlah peserta yang lebih sedikit, tiap tim hanya bermain dua kali di fase grup sebelum juara dari masing-masing grup bertemu di Final Division 2.
Aturan tanpa babak semifinal ini menjadikan setiap laga di fase grup bak partai final. Satu hasil imbang atau kekalahan dapat langsung menutup peluang tim untuk melangkah ke babak puncak.
Simulasi Peserta: Indonesia Tuan Rumah Division 1, Sertakan India dan Pakistan
Dalam simulasi peta persaingan yang beredar, Timnas Indonesia diproyeksikan bakal menghuni Division 1 sekaligus bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara.
Skuad Garuda diperkirakan akan bersaing sengit melawan negara-negara kuat kawasan seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, Myanmar, serta satu tim undangan asal Asia Selatan, India.
Sementara itu, Division 2 diprediksi bakal dihelat di Hong Kong selaku tuan rumah, bersanding dengan Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Pakistan.
Kehadiran tim luar kawasan ASEAN seperti India dan Pakistan menegaskan komitmen FIFA untuk meningkatkan bobot kualitas persaingan dan komersialisasi sepak bola di kawasan regional.
Bagi Timnas Indonesia, status sebagai tuan rumah Division 1 tentu menjadi kesempatan emas sekaligus tantangan besar.
Dukungan penuh publik tanah air diharapkan mampu mendongkrak performa Skuad Garuda untuk mengunci posisi juara grup dan mengamankan trofi juara FIFA ASEAN Cup 2026. (dam)
Editor : Damianus Bram