SOLOBALAPAN.COM – Presiden Prancis Emmanuel Macron dikabarkan baru akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat apabila Timnas Prancis berhasil mengamankan tiket ke final Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diambil karena padatnya agenda kenegaraan yang bertepatan dengan laga semifinal Les Bleus menghadapi Spanyol.
Pertandingan semifinal antara Prancis dan Spanyol dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Bastille (Bastille Day) atau hari nasional Prancis. Momen penting bagi negara itu membuat Macron diperkirakan tidak dapat hadir langsung memberikan dukungan di stadion saat laga semifinal dimainkan.
Sebagai kepala negara, Macron memiliki sejumlah agenda resmi yang harus dijalankan pada peringatan Hari Bastille, termasuk menghadiri upacara kenegaraan di Paris.
Baca Juga: FFF Masih Tutup Mulut soal Pengganti Didier Deschamps, Nama Zidane Kian Menguat
Hadir Jika Les Bleus Menang
Meski berpeluang absen pada semifinal, Macron disebut tetap ingin memberikan dukungan langsung kepada Kylian Mbappe dan rekan-rekannya apabila Prancis berhasil melangkah ke partai puncak.
Menurut laporan L'Equipe, Presiden Prancis hanya akan merencanakan perjalanan ke Amerika Serikat jika Les Bleus sukses menyingkirkan Spanyol dan memastikan tempat di final Piala Dunia 2026.
"Presiden Macron hanya akan merencanakan kehadiran di Amerika Serikat jika Prancis mengalahkan Spanyol di semifinal dan lolos ke babak final," ungkap sumber yang dekat dengan pemerintah Prancis.
Jika skenario tersebut terwujud, Macron diperkirakan akan hadir langsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, lokasi pertandingan final, untuk memberikan dukungan kepada Timnas Prancis.
Baca Juga: Pesan Sang Ibu Jadi Kunci, Jude Bellingham Lolos dari Ancaman Kartu Kuning dan Siap Hadapi Argentina
Fokus Les Bleus Hadapi Spanyol
Di sisi lain, skuad asuhan Didier Deschamps tengah memusatkan perhatian menghadapi tantangan berat dari Spanyol pada semifinal. Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola Eropa yang sama-sama mengincar gelar juara dunia.
Prancis mengandalkan kualitas pemain seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham? (Tidak, abaikan—Prancis dipimpin Mbappe bersama deretan pemain muda dan senior) untuk menjaga peluang meraih trofi Piala Dunia, sementara Spanyol datang dengan performa impresif sepanjang turnamen.
Bagi Macron, keberhasilan Les Bleus melaju ke final bukan hanya menjadi kebanggaan olahraga nasional, tetapi juga momen yang layak didukung secara langsung oleh pemimpin negara.
Simbol Dukungan bagi Tim Nasional
Ini bukan kali pertama Emmanuel Macron menunjukkan dukungan penuh kepada Timnas Prancis. Dalam berbagai turnamen besar, ia kerap hadir langsung di stadion untuk memberikan semangat kepada para pemain, terutama ketika Les Bleus tampil di partai penentuan.
Kini, seluruh perhatian publik Prancis tertuju pada duel semifinal melawan Spanyol. Jika Mbappe dan kolega mampu mengamankan kemenangan, bukan hanya tiket final yang diraih, tetapi juga kehadiran Presiden Emmanuel Macron di tribun stadion sebagai bentuk dukungan langsung kepada Les Bleus dalam upaya merebut gelar Piala Dunia 2026. (an)
Sumber : solobalapan.com